Layanan Puskesmas Meliau Dikeluhkan, Ini Tanggapan Kadinkes Sanggau
Sanggau (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Ginting mengatakan pihaknya telah menindak lanjuti kasus adanya pasien yang terlambat dilayani di Puskesmas Meliau.
Hal ini menindaklanjuti beredarnya ungahan dari pengguna facebook atas nama Bandy Cellcom yang menyampaikan keluhan tentang pelayanan di Puskesmas Meliau yang mengakibatkan pasien yang akan berobat meninggal dunia.“Kasus tidak ada petugas UGD merupakan kelalaian yang fatal,” ujar Ginting, Senin (31/1/2022).
Disampaikan Ginting UGD harus siap melayani 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, tidak ada istilah libur pelayanan UGD, karena kasus kasus UGD bisa terjadi kapan saja seperti kecelakaan, keracunan dan penyakit gawat darurat lainnya.
“Lamanya waktu respos (waktu tanggap) petugas menjadi sangat penting karena yang namanya gawat darurat berkaitan dengan keselamatan nyawa pasien kejadian Puskesmas Meliau sudah kita tindaklanjuti, sudah kita usulkan evaluasi pimpinan puskesmas,” jelasnya.
Ginting berharap kejadian ini tidak terulang kembali, untuk itu Dinkes juga akan melaksanakan evaluasi lebih lanjut dalam beberapa hari kedepan, akan dibenahi secara komprehensif.
“Dinkes sebenarnya telah mengunjungi puskesmas meliau tersebut 3 hari sebelum kejadian terkait aduan masyarakat. Tenaga puskesmas terbatas, ada tugas tambahan vaksinasi tidak boleh menjadi alasan mengabaikan pelayanan kesehatan lainnya terlebih pelayanan UGD,” kata Ginting.





