SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah BPBD Mempawah Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Segedong

BPBD Mempawah Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Segedong

MITIGASI BENCANA. Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, menyerahkan sarana Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gedung Serbaguna Kecamatan Segedong kepada perwakilan peserta, Rabu (17/11/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Prokopim Mempawah

Mempawah (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, mengingatkan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Mempawah rawan terjadi bencana alam.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2021 di Kecamatan Segedong, bertempat di Gedung Serbaguna, Rabu (17/11/2021).

Ia mencontohkan banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor (bantingsor), bahkan kebakaran hutan dan lahan kerap terjadi di wilayah itu.

“Karenanya, perlu kesiapsiagaan dan upaya mitigasi bencana untuk meminimalisasi risiko atau dampak korban jiwa maupun harta benda sejak dini,” katanya.

Muhammad Pagi menyebut, penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

Maka dari itu, Pemkab Mempawah mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini.

“Kepada peserta, ikuti pelatihan dengan seksama. Manfaatkan ilmu yang didapat. Berikan edukasi kepada masyarakat lainnya untuk selalu bergotong-royong menjaga alam dan lingkungan, sehingga bencana dapat diminimalisir,” ucapnya.

Ia juga berharap, usai mendapat pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, para peserta tetap berkontribusi secara berkesinambungan dan aktif dalam tim-tim yang nantinya akan dibentuk.

“Mari jaga Kabupaten Mempawah bersama, jaga kamtibmas dan ketertiban di masyarakat,” tutupnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah, Agit Sugiarto, mengatakan pelatihan yang digelar pihaknya dilaksanakan selama dua hari, dari 17 hingga 18 November 2021.

“Pelatihan ini diikuti 27 peserta dari unsur desa dan masyarakat, serta tiga personel Damkar BPBD Kabupaten Mempawah,” jelas dia.

Agit menambahkan, kegiatan pelatihan tersebut difokuskan kepada daerah rawan bencana di Kabupaten Mempawah, salah satunya Kecamatan Segedong.

Tujuan pelatihan adalah untuk memberikan pengetahuan dasar kepada kelompok masyarakat dalam menghadapi kondisi bencana yang diprediksi akan terjadi.

Serta, meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan adanya ancaman bencana dengan cara meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

“Materi kegiatan disampaikan secara teknis maupun praktik. Kami berharap hasil dari kegiatan dapat diterapkan di lapangan saat dihadapkan pada bencana,” ucap dia.

Adapun narasumber pelatihan berasal dari Kepala BMKG Pos Siantan Jongkat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, BPBD Kalbar, dan tim Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan – VIII Pontianak.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Camat Segedong Arifin, beserta jajaran Forkorpimcam, serta kepala desa se-Kecamatan Segedong.

Komentar
Bagikan:

Iklan