SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Hindari Kecelakaan Saat Berwisata, Disporapar Kalbar Latih Pemandu Wisata Alam

Hindari Kecelakaan Saat Berwisata, Disporapar Kalbar Latih Pemandu Wisata Alam

Kadisporapar Kalbar Windy Prihastary bersama beserta pemandu wisata saat pelatihan. SUARAKALBAR.CO.ID/Humas Disporapar

Pontianak (Suara Kalbar) – Sudah menjadi rahasia umum jika Kalimantan Barat memiliki sejumlah wisata alam yang cukup populer, bahkan menarik perhatian wisatawan luar.

Namun dengan adanya wisata alam yang masih asri dan lekat dengan alam liar, adanya kecelakaan atau musibah yang menimpa para pengunjung dan wisatawan tentu sangat dihindari.

Untuk itu Disporapar Kalbar menggelar pelatihan pemandu wisata alam khususnya arung jeram yang disambung dengan pelatihan mitigasi bencana di destinasi wisata Selasa (19/10/21) siang.

Kadisporapar Kalbar sekaligus Ketua Panitia pelatihan, Windy Prihastari mengatakan , tujuan dari digelarnya pelatihan ini ialah untuk mendukung penyelenggaraan layanan kepariwisataan di daerah melalui Pelatihan Pemandu Wisata Alam khususnya

“Jadi pelatihan Kepemanduan Arung Jeram ini dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata dalam melakukan mitigasi bencana dan pengelolaan krisis akibat bencana di destinasi wisata, karena ini wahana air ya sehingga kita harus lebih waspada terhadap bencana,” tutur Windy Prihastari.

Dijelaskannya dengan adanya hal tersebut, nantinya peserta yang berjumlah 40 orang ini dapat memahami materi yang telah di berikan oleh narasumber yang sangat berkompeten di bidang ini.

“Usai mengikuti pelatihan ini mereka dapat melihat karakteristik sungai, jeram, serta interpretasi pada wisata arung jeram. memahami pengelolaan keselamatan dan penanganan kondisi darurat,
Peserta mengetahui dan memahami pentingnya mitigasi bencana dan pengelolaan krisis kepariwisataan akibat bencana bagi destinasi pariwisata,” jelasnya.

Sementara itu Samuel Pj Sekda Kalbar mengatakan Tahun 2020 lalu sudah dilaksanakan launching Daya Tarik Wisata Minat Khusus Arung Jeram di Riam Pangar, menindaklanjuti komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap kegiatan tersebut maka pada tahun ini dilaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas SDM
“Kepemanduan Arung Jeram ini agar nantinya pelaksanaan wisata arung jeram dapat dilaksanakan sesuai dengan standar.Potensi alam yang kita miliki tersebut selain dipandang sebagai suatu peluang wisata juga merupakan ancaman terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor maupun kebakaran lahan,” tutur Samuel.

Samuelpun berpesan kepada seluruh peserta pelatihan memahami dan memitigasi lebih awal terhadap resiko bencana tersebut. Mitigasi menduduki peranan penting mengingat bencana bisa saja terjadi, sehingga sangat perlu bagi para pengelola destinasi wisata untuk dibekali dengan kemampuan dasar tentang tanggap darurat bencana di destinasi wisata.

Komentar
Bagikan:

Iklan