Seru! 51 Sampan Tradisional dari Empat Kab/Kota Bertarung di Mempawah
Mempawah (Suara Kalbar) – Pencinta olahraga dayung di Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, menggelar Lomba Sampan Tradisional Antibar Open Race 2021, Sabtu (18/9/2021) pagi.
Menariknya, tak sekedar berasal dari Kabupaten Mempawah, para peserta juga datang dari tiga kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Yakni, Kabupaten Kubu Raya, Bengkayang dan Kota Pontianak. Total peserta sebanyak 51 sampan tradisional.
Ketua Panitia Pelaksana, Ibnu Algazaba, didampingi Tokoh Masyarakat Desa Antibar, HM. Saino Effendi, mengatakan, lomba sampan tradisional ini digelar untuk membangkitkan kembali semangat olahraga dayung di Mempawah.
“Sejak pandemi, nyaris semua kegiatan olahraga kita “matikan”. Saat ini kita coba mulai kembali menggelar lomba sampan tradisional di Desa Antibar,” kata pria yang akrab disapa Tatang ini.
Ia membenarkan adanya peserta yang datang dari tiga kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Rinciannya,Kota Pontianak empat tim, Kubu Raya dua tim, serta Kabupaten Bengkayang empat tim.
“Ada 51 tim yang tampil berlaga, jadi sisanya berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah,” jelas dia lagi.
Untuk para pemenang pertama hingga keempat, pihaknya telah menyiapkan hadiah uang pembinaan.
Lomba menggunakan sistem gugur, dengan ketentuan satu sampan berisikan empat orang, serta jarak tempuh 250 meter per race.
Ia juga berharap, dari lomba sampan tradisional ini dapat menjadi ajang mencari bibit-bibit baru olahraga dayung di Kabupaten Mempawah.
Terkait dengan situasi daerah yang masih dilanda pandemi, Tatang tampak tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada warga yang menonton agar tidak berkerumun dan diwajibkan mengenakan masker.
“Bagi anak-anak juga kita berikan larangan agar tidak menonton di dekat sungai dan tak boleh jauh dari orangtua. Kita berupaya mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” papar Tatang.
Begitu pula terhadap keselamatan peserta lomba, panitia pelaksana juga telah menyiapkan perahu motor penyelamat di dua titik, lengkap dengan baju pelampung.






