SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kayong Utara Ketua DPRD KKU Minta Pemkab Hati-Hati Dalam Penggunaan Anggaran

Ketua DPRD KKU Minta Pemkab Hati-Hati Dalam Penggunaan Anggaran

Komisi Tiga DPRD Kabupaten Kayong Utara meninjau lagsung lokasi yang akan dibagun Puskesmas di Simpang Tiga Siduk, Rabu (8/9/2021).

Kayong Utara (Suara Kalbar) – Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi meminta Pemkab Kayong Utara harus berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan yang bersumber dari dana APBN seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) agar tak menimbulkan gejolak di masyarakat pelaksanaanya harus sesuai dengan perencanaan supaya bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sebagai lembaga pengawas akan terus proaktif dalam percepatan pembangunan di Kayong Utara, khususnya pembangunan yang bersumber dari dana DAK agar bermanfaat dimasyarakat,” ujar Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi, Rabu (8/9/2021).

Dia untuk itu pihaknya berharap, kejadian penolakan oleh warga Desa Simpang Tiga Siduk terhadap proyek relokasi Puskesmas tidak terulang lagi dan pihaknya secara proaktif untuk memonitor proyek relokasi tersebut.

“Komisi tiga dari DPRD Kayong Utara telah turun ke lapangan untuk melihat langsung kegiatan dilapangan dan segala persoalan yang ada, sebagai bahan rapat bersama pihak terkait dalam rangka mencari solusi terbaik dalam membangun negri betuah yang kita cintai ini,”ucapnya

Sebelumya, Anggota Komisi III DPRD Kayong Utara Abdul Rahman, Zainuddin Vandio, Ridwansyah, Alias Syahroni dan Abdul Muis pada Senin pagi telah melakukan monitoring terhadap proyek senilai Rp 6 Milyar lebih tersebut.

“Sudah ada titik terang, kami sudah bertemu dengan kepala desa, BPD dan wakil dari pemilik lahan yang akan dijadikan puskesmas itu. Kami rasa tidak ada kendala lagi. Proyek itu bisa dilanjutkan,” ujar Abdul Rahman.

Sebelumnya, relokasi Puskesmas Siduk tersebut sempat ditolak warga desa Simpang Tiga kecamatan Sukadana karena lokasinya jauh dari masyarakat yang akan berobat dan kondisi jalan ke rencana pelayanan faskes satu tersebut saat ini rusak parah. Sehingga proyek itu dihentikan, dan kini akan diteruskan kembali dengan lokasi yang berbeda.

Komentar
Bagikan:

Iklan