Nakes di Mempawah Gugur, Sumaryono: Kami akan Lanjutkan Perjuangan Ibu Maryani!

  • Bagikan
DUKA MENDALAM. H. Sumaryono, Ketua DPD PPNI Kabupaten Mempawah, yang menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya seorang nakes pada masa pemulihan karena terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (1/8/2021). Sumaryono selanjutnya mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk selalu disiplin menjaga protokol kesehatan. SUARAKALBAR.CO.ID/Distra

Mempawah (Suara Kalbar) – Duka teramat mendalam kini dirasakan seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Mempawah yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Usai seorang nakes Puskesmas Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, gugur karena Covid-19, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Mempawah, Sumaryono, menyampaikan duka yang teramat mendalam.

“Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kami atas nama pengurus DPD PPNI, Pengurus Komisariat, dan seluruh anggota PPNI Kabupaten Mempawah, merasa sangat kehilangan atas gugurnya Ibu Maryani di tengah perjuangan kami untuk memerangi Covid-19,” kata Sumaryono, Minggu (1/8/2021) sore.

“Kami semua berdoa semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga segala bakti beliau sebagai tenaga kesehatan menjadi amalan sholeha dan kelak dikumpulkan bersama orang-orang sholeh-sholeha,” ucap Kepala Puskesmas Rawat Jalan Anjongan ini.

Sumaryono selanjutnya mengimbau kepada seluruh perawat di Kabupaten Mempawah agar kejadian ini dapat diambil hikmahnya, dan dijadikan perhatian agar selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) sesuai standar operasional pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan dan prokes di tempatnya bertugas.

“Semoga ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir di Kabupaten Mempawah. Mari kita semua bersama-sama masyarakat lebih disiplin dalam penerapan prokes pada upaya pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Ia mengatakan, secara struktur organisasi, pihaknya telah melaporkan meninggalnya Maryani, Nakes Puskesmas Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, ke DPP PPNI melalui DPW PPNI Provinsi Kalimantan Barat.

Gugurnya seorang nakes yang merupakan bagian dari PPNI Kabupaten Mempawah, juga tidak akan menyurutkan perjuangan para perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Insya Allah, kami tetap melanjutkan perjuangan almarhumah Ibu Maryani dalam memerangi Covid-19. Kami di PPNI sangat bangga atas pengabdian beliau selama ini,” tegas Sumaryono.

Atas kejadian ini, ia berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat memberikan perhatian kepada almarhumah dan keluarganya.

“Dengan demikian, pihak keluarga tidak akan merasa sendirian menerima kedukaan ini. Melainkan kita semua juga turut berduka dan berbelasungkawa,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula, Sumaryono menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar turut membantu para tenaga kesehatan dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan masyarakat menjaga prokes, dapat membantu tugas para tenaga kesehatan untuk lebih optimal memberikan pelayanan kesehatan,” pungkas Sumaryono.

  • Bagikan