164 Warga Wajok Hulu Ikuti Vaksinasi, Kapolsek: Jangan Takut Jarum Suntik!
Mempawah (Suara Kalbar) – Tingkat partisipasi masyarakat Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, untuk mengikuti vaksinasi massal Covid-19 tahap 1 terus meningkat.
Pada Minggu (4/7/2021) pagi tadi, sebanyak 164 warga Desa Wajok Hulu tampak antusias menjalani vaksinasi yang berlangsung di lokasi PT. Gemilang Asia Sejahtera (PT. GAS).
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, menjelaskan, pada vaksinasi massal Covid-19 tahap 1 di Desa Wajok Hulu ini, sebanyak 185 orang mendaftarkan diri.
“Namun dari 185 yang mendaftar, yang lolos skrinning untuk menjalani vaksinasi sebanyak 164 orang. Sementara sisanya 21 orang tidak lolos, sehingga dilakukan penundaan suntikan vaksinasi,” kata Kapolsek.
Bertindak sebagai Tim Vaksinator, tambah dia, adalah tenaga kesehatan dari Puskesmas Rawat Inap Jungkat dan Puskesmas Rawat Jalan Wajok Hulu, yang berjumlah 14 personel.
“Alhamdulillah, proses vaksinasi masih berlangsung. Pelaksanaannya berjalan tertib dan lancar, tentu dengan penerapan protokol kesehatan atau disiplin 5M,” kata Rahmad Kartono.
Untuk Kecamatan Jongkat, pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat dilaksanakan secara bertahap. Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan/kerumunan akibat antrian peserta vaksinasi di lokasi kegiatan.
Sementara untuk vaksinasi tahap II akan digelar 28 hari mendatang, terhitung dari hari pelaksanaan penyuntikan.
Kapolsek Rahmad Kartono selanjutnya berharap, vaksinasi massal ini terus mendapat dukungan masyarakat.
Ia mengakui, masih timbulnya rasa enggan masyarakat untuk menjalani vaksinasi karena ada ketakutan terhadap jarum suntik, daripada takut terpapar Covid-19.
“Ketakutan terhadap jarum suntik ini sesungguhnya hanya sugesti atau timbul dalam pikiran maupun perasaan. Padahal, ancaman virus Corona ini sangat nyata dan sangat membahayakan umat manusia,” ujarnya.
Karena itu, Polsek Siantan bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Jongkat akan terus menyampaikan sosialisasi dengan melibatkan para tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan aparatur pemerintah desa hingga ke RT/RW.
Vaksinasi ini sendiri merupakan program pemerintah untuk mempercepat pengentasan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Dengan vaksinasi, masyarakat akan memiliki imunitas atau kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terpapar virus Corona.






