SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Tim Mabes Polri Gelar Pengkajian dan Pemetaan Potensi Konflik Etnis-Agama di Mempawah

Tim Mabes Polri Gelar Pengkajian dan Pemetaan Potensi Konflik Etnis-Agama di Mempawah

Tim BIK Mabes Polri saat meminta masukan maupun pendapat dari para tokoh lintas etnis, agama, pengusaha dan akademisi terkait penelitian, pengkajian dan pemetaan potensi konflik bernuansa etnis dan agama di Kabupaten Mempawah, Rabu (16/6/2021) pagi. Pertemuan berlangsung di Aula Rupatama Polres Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Tim Badan Intelijen dan Keamanan (BIK) Mabes Polri, Rabu (16/6/2021) pagi, berkunjung ke Mempawah.

Agendanya, Tim BIK dijadwalkan menggelar pengkajian dan pemetaan potensi konflik bernunsa etnis dan agama di Kabupaten Mempawah.

Setibanya di Mempawah, tim yang dipimpin Kombes Pol Fatori, disambut Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, Wakapolres Kompol Bermawis dan Kasat Intelkam, Iptu Basuki Arif Wibowo.

Selanjutnya, mereka menggelar pertemuan dengan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh politik, pengusaha dan akademisi di Ruang Rupatama Mapolres Mempawah.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pengkajian dan Pemetaan Potensi Konflik Bernuansa Etnis dan Agama Mabes Polri, Kombes Pol Fatori, mengucapkan terima kasih atas fasilitasi Kapolres Mempawah, beserta staf, sehingga pertemuan dapat terlaksana.

Ia lantas meminta pendapat dari para tokoh yang hadir terkait potensi konflik bernuansa etnis dan agama di wilayah hukum Polda Kalbar, khususnya di Kabupaten Mempawah.

“Masukan dari bapak-bapak para tokoh di Mempawah sangat penting bagi Polri guna mengantisipasi, mencegah dan mengeliminir terjadinya konflik bernuansa etnis dan agama,” jelasnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli BIK Mabes Polri, Kholid Novianto, menambahkan, sebelum digelar pertemuan tersebut, pihaknya telah menggelar diskusi panjang terkait kasus konflik bernuansa etnis dan agama di Kalimantan Barat.

“Potensi konflik terlihat cukup tinggi di Kalimantan Barat, sehingga kami perlu berdialog dalam rangka deteksi dini dan melakukan pencegahan,” ujarnya.

Pertemuan pun berlangsung menarik. Masing-masing tokoh masyarakat, tokoh adat dan lainnya, menyambut baik kegiatan penelitian, pengkajian dan pemetaan potensi konflik bernuasa etnis dan agama ini.

Tim BIK Mabes Polri tampak menyimak serius paparan para tokoh di Mempawah terkait situasi kamtibmas dan potensi terjadinya konflik berdasarkan pengalaman masa lalu.

Salah satu masukan para tokoh adalah perlunya memperkuat silaturahmi dan membuka ruang komunikasi lintas etnis maupun lintas agama agar setiap persoalan yang terjadi di masyarakat dapat segera diselesaikan sejak dini.

Komentar
Bagikan:

Iklan