Tak Lolos Tender, Kontraktor Datangi Kantor Bupati Kubu Raya
Kubu Raya (Suara Kalbar)- Sejumlah kontraktor mendatangi Sekretariat Bidang Pokja Kantor Bupati Kubu Raya, lantaran tak di ajak berkoordinasi terkait rapat lelang pembangunan SD (Sekolah Dasar) pada Kamis (24/6/2021).
“Permintaan kami sederhana paling tidak diikutsertakan dalam rapat, kalau di LPLSE lain walaupun yang nawar itu lebih banyak, namun mereka diundang dan pemenangnya dipilih secara terbuka,” ujar Eko, satu diantara kontraktor.
Dia mengatakan jika pihaknya telah bertanya kepada bidang pokja, namun petugas berdalih hal tersebut merupakan sistem, menanggapi kecurangan tersebut pihaknya pun akan mencoba membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum.”Saya akan menempuh jalur hukum, jika segala upaya yang kita lakukan tidak membuahkan hasil,” katanya.
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa sekretariat daerah Kubu Raya, Suim menjelaskan jika lelang tender boleh diikuti oleh semua penyedia, namun harus memenuhi persyaratan, terkait salah satu kontraktor yang merasa dicurangi danjika kewajiban penyedia ialah memahami isi dokumen.
“Selanjutnya ketika penyedia login di LPSE disitu dia sudah menyetujui semua persyaratan yang ada di LPSE tersebut,” jelasnya.
Terkait Pokja Setda Kubu Raya mengugurkan peserta tender hal tersebut tentu sudah melalui tahapan evaluasi dalam dokumen pengajuan ada delapan poin yang harus di persiapkan dan dipelajari oleh peserta lelang.
“Salah satu peserta juga yang gugur,tidak lulus dalam evaluasi teknis, karna fakta format keselamatan kurang, sederhana namun hal tersebut harus di perhatikan,” katanya.
Suim menilai kurang telitinya peserta tender mengakibatkan dirinya tidak lolos dalam evaluasi teknis, kurangnya berkas yang di kirim ke server pokja pun sangat fatal jika tidak diperhatikan dengan serius.
“Saya mengimbau kepada peserta tender untuk membaca kembali dokumen – dokumen syarat lelang agar hal – hal seperti ini tidak perlu terjadi, ” pungkasnya.





