32 Orang Calon SDM Mengikuti Pelatihan di BLK Natuna
Natuna (Suara Kalbar) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, H. Hussyaini, melalui Plt Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Raja Antoni, menyebutkan sebanyak 32 orang peserta mengikuti pelatihan di BLK.
Ucapan itu dikatakannya saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, jalan Taruna, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (09/06/2021).
Pasalnya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana pada tahun sebelumnya peserta berjumlah enam puluh empat orang, namun saat ini hanya menyediakan dua jurusan yaitu menjahit dan listrik.
“Untuk kali ini hanya dua jurusan, menjahit enam belas orang dan listrik enam belas orang, dua jurusan lagi seperti las dan otomotif kali ini memang belum ada,” terang Antoni.

Terkait berlangsungnya kegiatan tersebut, Antoni berujar bahwa pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan, peserta tetap diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga kebersihan, sesuai aturan pemerintah yang telah diberlakukan.
“Giat ini sudah sesuai jadwal yang ada di brosur, mulai pada tanggal dua puluh empat Mei hingga tiga Juli mendatang,” tuturnya.
Dirinya berharap dengan kegiatan ini, dapat memberi ransangan serta pola baru kepada peserta yang telah mengikuti proses pelatihan itu.
Dengan demikian peserta memiliki sekil dan bermanfaat sehingga perogram pemerintah selama ini tepat sasaran serta dapat menciptakan lapangan kerja yang baru.
“Meski mereka belum punya modal untuk membuka lapangan kerja, setidak-tidaknya mereka sudah memiliki ilmu sesuai bidang mereka masing-masing,” harapnya.

Ditempat terpisah Bupati Natuna, Siswandi sangat mengapresiasi kepada peserta pelatihan dalam mencari ilmu untuk masa depan.
Siswandi menyebutkan UPTD BLK Natuna merupakan wadah untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten terutama pada usia kerja produktif. “Tujuan diadakan PBK itu untuk meningkatkan kompetensi calon pencari kerja khususnya di Natuna,” kata Bupati.
Siswandi berharap bagi calon peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti PBK itu. “Selesai PBK bukan sekedar cari kerja namun bisa mandiri dengan membuka usaha sesuai dengan program yang diikuti,” ucapnya.






