SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Otoritas dan Pelaku Industri, Dorong Pengembangan Inovasi Bidang Ekonomi dan Keuangan Digital

Otoritas dan Pelaku Industri, Dorong Pengembangan Inovasi Bidang Ekonomi dan Keuangan Digital

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 di ruang Digital Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.
SUARAKALBAR.CO.ID/Pri

Pontianak (Suara Kalbar) – Dalam rangka meningkatkan penguatan sinergi antara Kementerian/Lembaga, Otoritas dan pelaku industri, mendorong pengembangan inovasi di bidang ekonomi dan keuangan digital (EKD) dan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional serta meningkatkan pemahaman bagi masyarakat, Bank Indonesia menyelenggarakan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 dengan mengangkat tema besar “Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia’.

Bank Indonesia sendiri sejauh ini telah melaksanakan beberapa upaya dalam mendukung digitalisasi di antaranya dalam bentuk 3 program besar yakni dari sisi yaitu Pembentukan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) guna percepatan implementasi ETP di Kalbar Implementasi QRIS di 14 Kab/Kota rapat koordinasi kendala penyaluran Bansos nontunai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini menjelaskan FEKDI merupakan langkah baru untuk mempercepat digitalisasi yang pada akhirnya bisa menciptakan efisiensi perekonomian.

“Di sini ada 9 kementerian, instansi atau lembaga yang terlibat. Artinya ini tidak bisa dilakukan sendirian,” jelas Agus.

Dijelaskannya wujud percepatan digitaliasi ini untuk ranah pemda dengan pembentukan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Di Kalbar, Pemprov Kalbar telah membentuk TP2DD, dilanjutkan Pemkab Kubu Raya.

“Dengan TP2DD juga untuk menjaga elektronifikasi transaksi Pemda atau ETP yang sudah dilakukan pemda untuk lebih ditingkatkan lagi. Ini sejalan dengan harapan Presiden untuk mempercepat proses digitalisasi termasuk inklusi keuangan. Makanya perlu sinergi bersama,” paparnya.  

Dia membenarkan satu di antara tantangan percepatan digitalisasi adalah masalah jaringan internet. Makanya, ia menyebut hal ini tidak bisa dilakukan sendiri.

“Kita sudah dengarkan bersama komitmen dari Menteri Komunikasi dan Informatika bahwa akan segera dipasang jaringan 4G di seluruh desa. Malah yang tadinya target 2024 maka akan  dipercepat pada 2022,” ujarnya.

Agus kembali mengatakan kedepan di Kalbar tidak ada lagi desa dengan blank spot sehingga elektronifikasi bisa berjalan dengan baik.

“Jadi nanti tidak ada lagi desa yang blank spot sehingga elektronifikasi bisa berjalan dengan baik,” sampainya.

Kegiatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dapat meningkatkan koordinasi antara lembaga institusi serta pihak terkait. Sebagai upaya Bank Indonesia dalam mendukung digitalisasi di Kalbar. 

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021 akan dilaksanakan pada 5-8 April 2021. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, resmi membuka gelaran yang mengangkat tema “Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia.”  Di Kalbar FEKDI 2021 disaksikan oleh beragam instansi,” pungkasnya.

Penulis: Pri

Komentar
Bagikan:

Iklan