Mengintip Rekaman Samcon Group Menuju Festival Sahur-Sahur Mempawah
![]() |
| Tujuh remaja Samcon Group saat menjalani proses rekaman video di Rumah Budaya Melayu Mempawah, Sabtu (24/4/2021) malam, sebagai syarat tampil di ajang Festival Sahur-Sahur 2021. SUARAKALBAR.CO.ID/Distra |
Mempawah (Suara Kalbar) – Sebagai calon peserta Festival
Sahur-Sahur Ramadan 1442 H di Mempawah, para remaja putra yang tergabung dalam Samcon
Group tampak berlatih penuh semangat, Sabtu (24/4/2021) pukul 21.30 WIB.
Dari kejauhan, alunan penguasaan alat non nada yang
dimainkan mereka, terdengar cukup apik menembus keheningan malam.
Wartawan suarakalbar.co.id cukup beruntung, karena begitu
tiba di Rumah Budaya Melayu, di Jalan Raden Kusno Mempawah, Samcon Group ternyata
tengah menjalani proses rekaman video.
“Insya Allah, besok rekaman video ini akan kami kirim via
email ke Panitia Festival Sahur-Sahur. Semoga kami bisa masuk final dan merengkuh juara.
Mohon didoakan ya om,” ujar Andre yang mewakili rekan-rekannya saat jeda
rekaman.
Para pemain Samcon Group terdiri atas tujuh personel. Mereka
adalah Andre, Fadli, Trian dan Rafli sebagai pemain kelontong tiga. Lalu, Wawan
selaku pemain kelontong dua, Farhan pemain Perkusi dan Fahrul pemain Blong.
Sang pelatih, Acul Arifin, tadi juga terlihat cukup cermat
memperbaiki aksi penguasaan panggung dan keselarasan alat non nada yang
dimainkan anak-anak binaannya.
Andre menceritakan, kebersamaan mereka bertujuh dalam Samcon
Group terjalin sejak 2020 lalu. Ketika itu, mereka mulai berlatih untuk
mengikuti Festival Sahur-Sahur, namun kemudian dibatalkan panitia pelaksana karena
situasi Covid-19 tengah menggila.
Meski gagal unjuk kemampuan, Andre dan rekan-rekan tidak
kecewa. Begitu tahun ini Festival Sahur-Sahur kembali digelar, mereka mulai berlatih
sejak awal ramadan lalu.
“Kami semua adalah pelajar SMAN 1 Mempawah. Dalam keseharian,
kami memang telah dekat sebagai kawan. Jadi saat proses latihan, tak sulit bagi
kami untuk menumbuhkan kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Bos Samcon Group, Febriadi, ketika dihubungi
suarakalbar.co.id, menjelaskan, dirinya secara pribadi memang telah
memfasilitasi para remaja itu untuk tampil sebagai peserta Festival Sahur-Sahur
2021.
“Saya berharap, anak-anak Mempawah ini bisa terarah.
Daripada berkumpul melakukan hal-hal kurang baik, bagusnya mereka latihan untuk
tampil di Festival Sahur-Sahur,” imbuhnya.
Anggota DPRD Mempawah ini mengungkapkan, tiap tahun dirinya
selalu memberikan dukungan bagi anak-anak atau remaja yang mau berkarya untuk
hal-hal positif.
“Saya menekankan tidak lah penting mereka juara atau tidak. Saya
hanya minta terus berlatih, jaga kekompakan dan tampil sebaik-baiknya. Jika
kemudian mereka meraih juara, ini tentu suatu kebanggaan bersama,” tegasnya.
Konsep Festival Sahur-Sahur di Tengah Pandemi
Seperti diberitakan suarakalbar.co.id, Pemerintah Kabupaten
Mempawah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar),
kembali menggelar Festival Sahur-sahur ke-18.
Ketua Galaherang Kreasindo Mempawah, Mas Yusmidi, mengatakan
Festival Sahur-sahur tahun ini akan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya,
namun tidak akan merubah konsep sebenarnya.
Yang berbeda hanya lah teknis penyajian, yakni ada dua tahap
penyeleksian peserta. Yang pertama, seleksi secara online, kemudian yang kedua,
seleksi secara live dan penampilan final secara live.
“Dengan demikian, tidak ada penonton sebagai bentuk
antispasi kita agar meniadakan kerumunan massa. Para peserta akan dinilai
secara langsung oleh para dewan juri,” ujar Mas Yusmidi kepada awak media
di Mempawah, Kamis (8/4/2021).
Sedangkan yang masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya
adalah, peserta tetap tampil menggunakan alat non nada dan hadiah yang di
perebutkan yakni Piala Bergilir Kemenpora RI, Piala Bergilir Bupati Mempawah,
piala tetap dan uang pembinaan.
Selain itu, Festival Sahur-sahur akan digelar di ruang
tertutup, atau di dalam gedung dan masyarakat bisa menyaksikan secara live
streaming atau virtual.
“Kita akan sajikan Festival Sahur-sahur kali ini dengan
kemasan yang mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, namun tidak menghilangkan
nuasana kreativitas seni, entertainment, religi yang telah kita usung
sebelumnya,” ujarnya lagi.
Dikatakan, masyarakat bisa saksikan secara live streaming
media sosial baik itu Facebook, Instagram dan YouTube dari akun resmi milik
Galaherang Kreasindo, Pemkab Mempawah dan serta akun lainnya.
Untuk kepesertaan yang mengikuti Festival Sahur-Sahur ke-18
tahun 2021 ini tetap dibuka dua kategori, yakni Pemula dan Dewasa, tetapi
peserta terbatas.
Penulis : Distra






