Erlina Minta Program CSR Dunia Usaha Diselaraskan dengan RPJMD Mempawah
![]() |
| Workshop Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dirangkai dengan pengukuhan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Mempawah dengan protokol kesehatan ketat di Mempawah Convention Center (MCC), Kamis (29/4/2021) pagi. |
Mempawah (Suara Kalbar) – Bupati Mempawah, Erlina, mengajak
seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mempawah, dapat memaksimalkan
tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR),
untuk membantu pembangunan di Kabupaten Mempawah.
Ajakan tersebut disampaikan Erlina saat membuka Workshop
Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(TJSP) yang dirangkaikan dengan pengukuhan Forum TJSP Mempawah, di Mempawah
Convention Center (MCC), Kamis (29/4/2021) pagi.
“Untuk wewujudkan pembangunan di Kabupaten Mempawah, tidak
hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah, namun memerlukan peran dan
kontribusi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha,” tegas dia.
Lebih lanjut Erlina menyampaikan, kondisi pembangunan di Kabupaten
Mempawah saat ini tak terlepas dari berbagai tantangan. Satu diantaranya dampak
dari pandemi Covid-19 yang kehadirannya tidak disangka-sangka.
“Kami sadar dalam menghadapi tantangan pembangunan, perlu
kerja sama semua pihak. Karena untuk membangun Mempawah tidak bisa kami lakukan
sendirian. Untuk itu, kami mengharapkan seluruh perusahaan bisa ikut
berpartisipasi melalui program CSR-nya,” ungkapnya.
Berkaitan keberadaan workshop CSR dan Forum TJSP di Mempawah,
dinilai bupati, sangatlah penting dan strategis.
Selain sebagai media koordinasi memperoleh pemahaman yang
sama tentang TJSP/CSR, juga mendorong kontribusi kemitraan pelaku usaha dalam
mendorong percepatan pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di
Kabupaten Mempawah.
“Namun tetap perlu diingat, pemanfaatan dan pendayagunaan
CSR perusahaan bagi pembangunan daerah dan masyarakat tetap harus mengedepankan
skala prioritas dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Mempawah dan Visi Misi Bupati Mempawah periode 2019 – 2024,”
ujarnya.
Samakan Persepsi dalam Forum TJSP
Ketua Forum TJSP Mempawah yang juga Sekretaris
Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, dalam laporannya mengatakan, workshop
diikuti kepala OPD yang tergabung di Forum pengelola TJSP, para camat se
Kabupaten Mempawah, BUMN/BUMD dan perusahaan, serta tokoh masyarakat.
Ia menjelaskan, dilaksanakannya workshop adalah untuk
menyamakan persepsi para pihak di masyarakat dan lintas stakeholders tentang
CSR yang benar dan tata laksana pengelolaannya.
Kemudian, membangun sinergitas stakeholders bersama
perusahaan untuk kesejahteraan masyarakat bertahap secara win-win solution,
serta melihat peluang dan risiko yang harus dikejar dan yang harus dimitigasi,
sehingga komunitas tetap berkehidupan secara lebih baik di sekitar perusahaan.
Adapun narasumber yang hadir yaitu, Rizal Taufikurahman
(Pakar Ekonomi & Kawasan Ekonomi Khusus dan Peneliti Indef-Jakarta); Eddy
Suratman (Pakar Ekonomi, Government & Public Affairs/Kebijakan Publik dari
Untan Pontianak).
Kemudian, Suharman Noerman yang merupakan Pakar CSR berbasis
ISO 26000 dan Circular Economy Sustainability Sekjen CFCiD Jakarta.
Penulis : Prianta






