SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Benarkah Konsumsi Kolagen Serat Bisa Mengurangi Kerutan di Wajah?

Benarkah Konsumsi Kolagen Serat Bisa Mengurangi Kerutan di Wajah?

Minuman mengandung kolagen. (Dok: Liomi)

Suara Kalbar –  Seiring bertambahnya usia, terjadi beberapa perubahan dalam bentuk
tubuh. Mulai tubuh jadi lebih mudah gemuk, kulit cepat keriput hingga
kusam dan kendur.

Hal ini disebabkan metabolisme yang melambat dan semakin berkurangnya produksi kolagen di tubuh. Metabolisme yang melambat biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi serat.

Tubuh yang kekurangan serat akan mudah merasa lapar dan sulit buang air besar sehingga membuat tubuh menjadi mudah gemuk.

Semakin tua usia maka semakin sulit bagi tubuh
untuk meproduksi kolagen. Berkurangnya produksi kolagen di tubuh
menyebabkan kulit menjadi keriput dan tampak kusam serta mengendur,
karena kolagen adalah protein yang bertanggung jawab untuk elastisitas
dan kekencangan kulit serta kesehatan sendi.

Minuman mengandung kolagen. (Dok: Liomi)
Minuman mengandung kolagen. (Dok: Liomi)

Masalah-masalah
ini sebenarnya biasa diatasi dengan mengonsumsi makanan tinggi kolagen
dan makanan berserat tinggi. Salah satunya dengan mengonsumsi LIOMI yang
mengandung bahan premium dari Jepang seperti kolagen, serat Pysillium
Husk, antioksidan, dan probiotik (lactobacillius acidophilus

Seperti diketahui, bahwa mengonsumsi makanan yang
tinggi kolagen dapat mengurangi tanda-tanda penuaan serta membantu
menjaga kulit agar tetap bersinar dan lembut.

Sementara itu, makanan berserat tinggi dapat
membuat tubuh merasa kenyang dan menurunkan nafsu makan sehingga
membantu mengatur berat badan. Ketika seseorang merasa kenyang, ia
cenderung berhenti makan yang menyebabkan berkurangnya konsumsi kalori.

Dalam keterangannya, Selasa, (13/4/2021), Founder
Liomi, Dedy Dharma Mulyawan dengan mengonsumsi minuman tadi membantu
membuang lemak, kolesterol, dan gula pada makanan serta menjaga
kekenyalan kulit.

“Produk ini terbuat dari bahan-bahan alami
seperti Physillium Husk yang mengikat lemak di tubuh dan melancarkan
pencernaan, Garnicia Atrovidis yang meningkatkan metabolisme tubuh dan
mengendalikan rasa lapar, dan ekstrak Lemon Raspberry yang meningkatkan
daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit,” kata dia.

Ia juga megnatakan bahwa Liomi artinya melindungi
kesehatan dan membuat orang semakin cantik. Lambang bunga Sakura
sendiri memberi arti harapan baru dan masa depan yang cerah karena
Sakura biasanya tumbuh setelah musim dingin selesai.

“Di masa pandemi sekarang ini, banyak yang perlu
penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kami juga memiliki
goal untuk menciptakan entrepreneur baru dengan membuka agen reseller.
Produk LIOMI juga bisa dijadikan peluang usaha sehingga para Ibu Rumah
Tangga pun bisa mandiri memiliki penghasilan dari rumah,” kata Dedy
Dharma Mulyawan.

Sumber: Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan