SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Kini, Ustadz Kholif dan Ustadzah Agus Minarni Telah Bersanding Abadi

Kini, Ustadz Kholif dan Ustadzah Agus Minarni Telah Bersanding Abadi

Peti jenazah Muhammad Nur Kholifatul Amin di rumah duka, sesaat sebelum disalatkan di Masjid Rayyana, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (24/1/2021) pagi. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Mempawah (Suara Kalbar) – Pasangan suami istri, Muhammad Nur
Kholifatul Amin dan Agus Minarni, kini telah bersanding kembali. Keduanya
bersanding abadi, seperti janji pernikahan mereka dulu, untuk tak terpisahkan
satu sama lain.

Ya, maut telah menjemput keduanya, ketika pesawat Sriwijaya
Air SJ-182 yang ditumpangi mengalami musibah, jatuh di perairan Kepulauan Seribu,
Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.

Dan setelah menunggu beberapa waktu, jenazah Muhammad Nur Kholifatul
Amin, usia 46 tahun, akhirnya teridentifikasi Tim DVI Mabes Polri, Jumat kemarin.

Sebelumnya, jenazah sang istri, Agus Minarni, telah terlebih
dahulu teridentifikasi. Agus dimakamkan di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir,
16 Januari lalu.

Pemulangan jenazah Muhammad Nur Kholifatul Amin yang akrab
disapa Ustadz Kholif berjalan lancar dan tiba di rumah duka, pagi tadi pukul
09.05 WIB, Minggu (24/1/2021).

Kedatangan jenazah yang dikawal personel Polda Kalbar dan
Polres Mempawah, langsung disambut Wakil Bupati Mempawah, Muhammad pagi,
Kapolres AKBP Fauzan Sukmawansyah, serta pihak keluarga yang didampingi
Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Tusirana Rasyid.

Putra pertama almarhum-almarhumah, Muhammad Agus Nur Fauzan juga terlihat tabah, meski kentara di wajahnya tengah dirundung kesedihan amat mendalam. Sementara sang bungsu, Muhammad Agus Nur Hafidz tidak hadir, karena telah pulang ke Ponorogo untuk melanjutkan pendidikan.

Begitu masuk ke rumah duka, isak tangis pihak keluarga dan
sejumlah warga setempat tak terbendung. Proses tahlil pun berlangsung khidmad.
Setelah itu, tetap dengan pengawalan kepolisian dan TNI, peti jenazah dibawa ke
Masjid Rayyana, Kampus II Pondok Pesantren Darussalam, untuk disalatkan.

Isak tangis kembali terdengar saat prosesi pemakaman
berlangsung. Tahmid, tahlil, takbir serta shalawat, maupun doa-doa dipanjatkan
semua yang hadir ketika peti jenazah Ustadz Kholif masuk ke liang lahat.

Posisi makam Ustadz Kholif berdampingan dengan makam sang
istri, Agus Minarni. Kini mereka telah bersanding abadi di kehidupan yang
kekal. Bersanding selama-lamanya hingga jaman ini berakhir.

 

Penulis : Dian Sastra

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play