2.000 Sertipikat Tanah Gratis dari Jokowi untuk Mempawah
![]() |
| Bupati Mempawah, Erlina, berfoto bersama perwakilan masyarakat penerima sertipikat gratis dari Presiden Joko Widodo di Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Penyerahan sertipikat ini berlangsung secara virtual. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Mempawah (Suara Kalbar)-Presiden Joko Widodo kembali
menyerahkan Sertipikat Tanah untuk Rakyat secara gratis bagi masyarakat di
tanah air. Satu diantaranya Kabupaten Mempawah.
Ada sekitar 2.000 sertipikat yang diberikan. Prosesi
penyerahan tersebut dilakukan presiden secara virtual di Kantor Gubernur
Kalimantan Barat, Selasa (5/1/2021).
Bupati Mempawah, Erlina, yang hadir dalam kegiatan tersebut
mengaku bersyukur dengan adanya program sertipikat tanah gratis untuk rakyat
dari Presiden Joko Widodo.
Untuk itu, dirinya atas nama pemerintah daerah serta masyarakat
penerima mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya
kepada kepala negara dan jajarannya, serta BPN.
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan pembagian sertipikat
tanah gratis yang merupakan program Presiden Joko Widodo. Dengan adanya sertipikat
ini, maka masyarakat tidak perlu merasa khawatir lagi, karena sudah punya bukti kepastian hukum atas kepemilikan tanahnya,” kata Erlina.
Erlina mengungkapkan, berdasarkan data yang ia terima, ada
4.870 sertipikat hak atas tanah di Kabupaten Mempawah yang harus diselesaikan.
Dari jumlah itu, 2.000 diantaranya akhirnya bisa dituntaskan berkat adanya
program sertipikat gratis yang dibagikan Presiden.
“Tentu saya merasa bahagia dan berharap kedepan
persoalan berkaitan dengan sertipikat ini dapat diatasi sepenuhnya,” ujar dia.
Sebelummya, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengucapkan
selamat kepada warga yang sudah menerima sertipikat tanah gratis dari Presiden
Joko Widodo melalui BPN.
Namun, ia langsung mengingatkan kepada penerima agar jangan
sampai “menyekolahkan” sertipikat tersebut kepada pihak lain secara permanen.
“Saya ingatkan kepada penerima sertipikat, jangan sampai
sertipikat itu diselekolahkan tapi tak balek-balek, tak tamat-tamat. Nah,
banyak yang senyum-senyum dah tu,” ujar Sutarmidji.
“Silahkan bagi yang maok menggunakannya untuk mendapatkan
kredit bank sebagai modal usaha. Tetapi harus diitong betol-betol, jangan
sampai temakan ke modal,” tambahnya lagi.
Penulis : Prianta





