Susy Susanti Mundur dari PBSI ada Pesan untuk Kevin Sanjaya Cs
![]() |
| Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti di Pelatnas PBSI, Jakarta Timur, Selasa (3/3/2020). (Suara.com / Arief Apriadi) |
Jakarta (Suara Kalbar) – Susy Susanti mengatakan telah mundur dari jabatan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI. Dia pun menitipkan pesan untuk para atlet yang dalam empat tahun terakhir berada di bawah binaanya.
Susy merupakan Kabid Binpres PBSI
periode 2016-2020. Tanpa memutuskan mundur pun, masa jabatannya akan
segera berakhir selepas PBSI memilih ketua umum dan kepengurusan baru.
Pada periode 2016-2020, PBSI dipimpin oleh
Wiranto. Kini, posisi ketua umum telah diisi oleh Agung Firman Sampurna
yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) PBSI
Oktober lalu.
![Skuat ganda putra Indonesia menjalani latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, jelang mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 pada, Selasa (13/8). [Suara.com/Arief Apriadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/13/66890-latihan-skuat-ganda-putra-pelatnas-pbsi.jpg)
ganda putra Indonesia menjalani latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung,
Jakarta, jelang mengikuti Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 pada, Selasa
(13/8). [Suara.com/Arief Apriadi]
Sadar tak lagi
jadi bagian PBSI, Susy memberikan petuah kepada para pebulutangkis
untuk terus semangat dalam berlatih dan mencapai target yang ditetapkan
PBSI maupun secara pribadi.
“Latihan yang betul, fokus, semangat lah. Karena
pertandingan akan mulai tahun depan. Saya harap kalian akan tetap
meningkatkan prestasi karena event besar ada di 2021,” kata Susy kepada Kevin Sanjaya cs saat dihubungi wartawan.
“Lalu juga mereka harus meningkatkan disiplin.
Bisa terus berprestasi lebih baik khususnya di Olimpiade dan Final Super
Series. Itu saja,” tambahnya.
Selepas mundurnya Susy Susanti, kursi Kabid
Binpres PBSI saat ini masih kosong. PBSI di bawah kepemimpinan Agung
Firman rencananya baru akan mengumumkan susunan pengurus pada 23
Desember mendatang.






