SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Sekadau Masuk 5 Besar Angka Kenaikan Partisipasi Pemilih dari Pilkada Sebelumnya

Sekadau Masuk 5 Besar Angka Kenaikan Partisipasi Pemilih dari Pilkada Sebelumnya

 Sekadau Masuk 5 Besar Angka Kenaikan Partisipasi Pemilih dari Pilkada Sebelumnya.SUARAKALBAR.CO.ID/Tambong

Sekadau (Suara Kalbar) – Sebanyak 74,49 persen pemilih di Sekadau menggunakan hak pilihnya pada pilkada 2020. Angka ini naik dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 lalu.

Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban mengatakan tahun 2020 sebanyak 116.396 pemilih di Sekadau menggunakan hak pilihnya dari total 156.592 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada.

Meski partisipasi pemilih tahun 2020 tidak mencapai target dari KPU RI yaitu sebesar 77,50 persen, namun keberhasilan tahun ini cukup memuaskan.

“Kalau kita lihat dari perolehan penghitungan suara, ada kenaikan dari Pilkada 2015 lalu,” ujar Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban.

Penyelenggaraan Pilkada 2020 yang digelar ditengah bencana non alam yaitu Pandemi covid-19, upaya maksimal telah dilakukan oleh KPU Sekadau dan jajaran adhoc hingga tingkat bawah agar pemilih bisa maksimal menggunakan hak pilihnya.

Drianus Saban cukup berbangga karena tahun ini Sekadau masuk 5 besar tingkat kenaikan partisipasi pemilih tertinggi dibandingkan Pilkada 2015 lalu dan menduduki posisi ke 3 dari seluruh Kabupaten/Kota Se Indonesia.

5 besar Kabupaten/kota dengan kenaikan partisipasi pemilih tertinggi dibandingkan tahun 2015 yaitu peringkat pertama Kabupaten Ternate Provinsi Maluku Utara, peringkat kedua Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat.

Sedangkan Kabupaten lainnya yang masuk 5 besar partisipasi pemilih tertinggi adalah Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan yaitu peringkat keempat dan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara menduduki peringkat kelima.

“Ya sesuai data rilis dari KPU RI, Sekadau masuk peringkat ke 3, ini sebuah pencapaian yang membanggakan dan tentu ini atas hasil kerjasama semua pihak termasuk masyarakat Sekadau itu sendiri,” tandasnya.

Drianus Saban juga menyebut salah satu penyebab kenaikan angka pemilih tahun 2020 dikarenakan tingkat kesadaran demokrasi pemilih di Sekadau sudah cukup baik.

Penulis : Tambong Sudiyono

Komentar
Bagikan:

Iklan