Dua Bupati, Satu Walikota dan Gubernur Kalbar Teken Kerjasama Ekonomi
![]() |
| Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, usai penandatanganan MoU Kerjasama Ekonomi dan Daya Saing Daerah, bersama Bupati Mempawah, Erlina, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Walikota Pontianak, Edi Kamtono, Selasa (15/12/2020). SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Mempawah (Suara Kalbar)-Tiga daerah yang wilayahnya saling
berbatasan, yaitu Kabupaten Mempawah, Kubu Raya dan Kota Pontianak bersama
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, menjalin kerjasama peningkatan
perekonomian dan daya saing daerah.
Jalinan kerjasama ditandai dengan penandatanganan
kesepakatan antar ketiga kepala daerah dengan Gubernur Sutarmidji, di Kantor
Gubernur Kalbar, Selasa (15/12). Untuk Kabupaten Mempawah, kesepakatan
ditandatangani Bupati Erlina.
Dalam kesempatan itu, Bupati Erlina menyambut baik dan
mendukung penuh kerjasama antara ketiga daerah dengan Pemprov Kalbar.
Ia menilai, kesepakatan tersebut memiliki arti strategis dan
bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, termasuk
di Kabupaten Mempawah.
“Karena untuk membangun Kalbar, tentu tidak bisa hanya
dilakukan pemprov sendiri, tetapi harus ada keterlibatan dan peran aktif
kabupaten/kota. Nah, jika semua terlibat, maka keinginan kita menjadikan Kalbar
semakin maju dan berkembang tentu akan bisa tercapai,” ungkap Erlina.
Dalam kesepakatan kerjasama antara tiga daerah dan pemprov,
diantaranya terkait sektor pertanian dan perikanan.
Pemkab Mempawah, disebut bupati, siap berkontribusi
mendukung provinsi untuk meningkatkan daya saing dan produksi dari
sektor-sektor yang dikerjasamakan.
“Apalagi kedepan akan beroperasi Terminal Kijing dan Pabrik
Smelter Alumina di Kabupaten Mempawah. Tentu jika disandingkan dengan program
pemerintah lainnya, maka semakin berdampak terhadap kemajuan Kalbar
kedepannya,” kata dia.
![]() |
| Bupati Mempawah, Erlina, disaksikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, menandatangani MoU Kerjasama Ekonomi dan Daya Saing Daerah di Kantor Gubernur Kalbar. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Gubernur Kalbar, Sutarmidji, menyebut, kerjasama antar
daerah yang berbatasan ini dilaksanakan dalam berbagai bidang.
Ia mencontohkan kerjasama di bidang pertanian yang yang
melibatkan dua daerah produsen beras terbesar di Kalbar, yaitu Mempawah dan
Kubu Raya. Sedangkan Kota Pontianak sebagai konsumen terbesar.
“Kerjasama ini tentunya akan saling menguntungkan bagi
ketiga daerah. Jika Pontianak kekurangan cabe, misalnya. Maka Mempawah dan Kubu
Raya bisa memasok ke sini. Kemudian kerjasama di sektor perikanan, perdagangan,
perindustrian dan lainnya juga masuk dalam kesepakatan ini,” ujar mantan
Walikota Pontianak dua periode ini.
Sedangkan peran Pemprov Kalbar, ungkap Sutarmidji, meliputi
pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar ketiga daerah.
Kemudian, nanti juga akan dibangun Jembatan Kapuas 3 yang
menghubungkan Mempawah dan Kubu Raya, sehingga diharapkan dapat mengurai
kemacetan yang terjadi saat ini di Kota Pontianak.
“Mudah-mudahan kerjasama yang terjalin ini dapat mempercepat
kemajuan di daerah yang menjalin kesepakatan kerjasama, khususnya Mempawah,
Kubu Raya dan Pontianak semakin maju dan sejahtera. Itu yang menjadi harapan
kita bersama. Karena itu, saya minta ketiga daerah saling mendukung dan
menunjang,” pungkas gubernur.
Penulis : Tim Liputan







