SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Gubernur Kalbar :Pasien Covid-19 Meningkat Drastis, Masyarakat Diminta Ubah Prilaku dengan 3 M

Gubernur Kalbar :Pasien Covid-19 Meningkat Drastis, Masyarakat Diminta Ubah Prilaku dengan 3 M

Gubernur Kalbar Sutarmidji

Pontianak (Suara Kalbar) – Dalam waktu empat bulan, angka
kenaikan pasien Covid-19 sangat drastis, termasuk angka kasus kematian pasien
juga meningkat. Kondisi ini karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk
menerapkan protokol kesehatan

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar),
H. Sutarmidji, S.H, M.Hum, menghadiri Kegiatan Acara Pencanangan Satgas Desa
Tangkal Covid-19 dengan tema “Pahlawan Di Era Milenial adalah Pahlawan Yang
Memutus Mata Rantai Covid-19”.

 

“Semakin kedepan semakin berat kasusnya, dalam lima bulan
terakhir kasus kematian cuma 4 kasus tapi sekarang angka kasus kematian
meningkat menjadi 21 kasus. Sedangkan yang terpapar meningkat dari 500 kurang
lebih sampai 1.600 kasus, tapi angka kematian 3 kali meningkat itu yang harus
ditangani,” ungkap H. Sutarmidji.

 

Gubernur Kalbar mengajak masyarakat Kalbar untuk mengubah
perilaku kehidupan sehari-hari dengan kebiasaan baru, untuk selalu tetap disiplin
pada protokol kesehatan atau selalu menerapkan 3M.

 

Gubernur Kalbar berharap pada Satgas Covid-19 di desa ini
yang merupakan garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.
Membantu masayarakat dan mengabdikan diri dalam lingkungan baik dalam mitigasi
bencana maupun berpartisipasi dalam upaya pengendalian Covid-19.

 

Gubernur Kalbar mengatakan Satgas Desa sampai di Rukun
Tetangga (RT) harus peduli kepada warga jika terdampak Covid-19, harus
diperhatikan kondisi rumahnya, andaikan tidak memadai untuk isolasi dirumahnya
harus dibawa ketempat yang sudah disiapkan pemerintah.

 

“Pencanangan Satgas Desa sampai ke Rukun Tetangga (RT) ini
bagus tapi RT nya harus tegas, kalau ada satu warganya yang positif langsung
liat kondisi rumahnya, jika tidak memungkinkan isolasi dirumahnya bawa ketempat
yang telah disiapkan pemerintah, karena klaster keluarga sekarang lebih
banyak,” tutur Gubernur Kalbar di Aula Kantor Desa Sungai Raya.

 

Gubernur Kalbar sebagai Satgas Provinsi berterima kasih atas
pembentukan Satgas desa sampai Rukun Tetangga (RT), untuk selalu menjaga agar
tidak sampai zona merah.

 

“Jangan sampai ada zona merah karena aktivitas bisa minim
sekali, orang-orang tidak mau datang (pengunjung/pembeli), kegiatan ekonomi
akan minim sekali, ini yang harus dijaga,” pungkasnya.

 

Penulis :Tim Liputan/adv

Komentar
Bagikan:

Iklan