Bawaslu Singkawang Bagikan Brosur Netralitas ASN
![]() |
| Petugas Bawaslu Kota Singkawang membagikan brosur atau pamplet di daerah perbatasan serta mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk netralitas ketika bermedsos yang baik dan menjadi pemilih yang bijak. |
Singkawang (Suara Kalbar)- Bawaslu Kota Singkawang membagikan brosur atau pamplet di daerah perbatasan serta mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk netralitas ketika bermedsos yang baik dan menjadi pemilih yang bijak.
“Pembagian tiga jenis brosur tentang netralitas ASN, TNI dan Polri. Brosur tentang pemilih yang bijak dan bermedia sosial yang santun dan no hoax,” ujar Anggota Bawaslu Kota Singkawang, Rubi Ismayanto, Senin (23/11/2020).
Dia menjelaskan pembagian brosur tersebut di fokuskan pada wilayah perbatasan yang melaksanakan Pilkada.
“Seperti Sambas berbatasan langsung dengan wilayah Singkawang seperti Semelagi Kecil Hilir dan Hulu, Singkawang Timur yang berbatasan dengan Sambas dan Bengkayang dan Kecamatan Singkawang Selatan yang berbatasan langsung dengan Bengkayang (Sagatani dan Sedau),” katanya.
Menurutnya, dilaksanakan serentak pada Senin (23 /11/2020), fokus pada kantor kelurahan dan masyarakat perbatasan sesuai surat edaran tentang pembagian brosur dalam upaya pencegahan di wilayah perbatasan.
“Bawaslu Kota Singkawang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan daerah Pilkada, seperti Sambas dan Bengkayang maka kami selaku daerah penunjang berupaya mendukung proses pengawasan Pilkada tahun 2020,” jelasnya.

Dia menjelaskan, salah satunya dengan memberikan edukasi pendidikan politik, bagaimana berpolitik yang santun dan bijak, bagaimana menjadi pemilih yang baik dan cerdas serta menyaring sebelum sharing di media sosial.
Sebelum dilakukan gerakan pembagian brosur ini, minggu kemarin Bawaslu Kota Singkawang juga telah melakukan pemasangan baliho terkait hal serupa di beberapa titik titik perbatasan langsung dengan daerah Sambas dan Singkawang.
“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, potensi-potensi pelanggaran dapat diminimalisir dan masyarakat di daerah perbatasan dan ASN tidak mudah termotivasi untuk mendukung dan terlibat dalam kegiatan pilkada di daerah Sambas dan Bengkayang,” katanya.
Penulis : Tim Liputan






