SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Sedang Tren, Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?

Sedang Tren, Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?

lustrasi aktivitas bersepeda. (Shutterstock)

Suara Kalbar– Setelah aturan di rumah aja mulai dilonggarkan, banyak orang olahraga bersepeda meski pandemi virus corona Covid-19 belum usai.

Selain menjadi olahraga favorit banyak
orang sekarang ini, bersepeda juga ideal bagi orang yang lebih tua.
Tapi, bersepeda terlalu sering atau lama juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seksual pria.

Menurut Harvard Special Health Report, studi penuaan pria Massachusetts menemukan bahwa bersepeda bisa merusak saraf dan menekan arteri penis pada kondisi tertentu.

Hal tersebut bisa menyebabkan masalah disfungsi ereksi pada pria. Seorang pria berisiko mengalami kondisi ini bila bersepeda lebih dari 3 jam seminggu.

Faktor lain yang menguatkan bahwa
bersepeda bisa menyebabkan disfungsi ereksi, karena kursi atau dudukan
sepeda memberikan tekanan konstan pada perineum, area antara alat
kelamin dan anus.

Ilustrasi disfungsi ereksi, masalah kesehatan seksual (shutterstock)
Ilustrasi disfungsi ereksi, masalah kesehatan seksual (shutterstock)

Tekanan
itulah yang bisa membahayakan saraf dan memperlambat aliran darah untuk
sementara. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kesemutan atau mati rasa
pada penis sampai akhirnya mengakibatkan disfungsi ereksi.

Sebenarnya, studi obesrvasional 2014 dalam Journal of Men’s Health menemukan bahwa bersepeda tidak menimbulkan ancaman kesehatan serius, seperti disfungsi ereksi atau infertilitas.

Namun, para peneliti telah mensurvei
sekitar 5.300 pengendara sepeda laki-laki dengan mengisi kuesioner untuk
mengetahui berapa lama mereka bersepeda per minggu dalam 5 tahun
terakhir. Kini, mereka pun telah mengalami gejala disfungsi ereksi dan
masalah infertilitas.

Hasilnya, peneliti belum menemukan
hubungan jelas antara intensitas seseorang dalam bersepeda dengan
disfungsi ereksi maupun masalah infertilitas.

Dilansir dari Healthline, adapun cara untuk mengurangi risiko disfungsi ereksi bila Anda masih ingin bersepeda, antara lain:

1. Ganti kursi sepeda dengan yang lebih luas dan tambahkan bantalan.
2.
Turunkan setang, karena setang yang terlalu tinggi akan mengangkat
bagian belakang kursi dan mengurangi tekanan pada perineum.
3. Kenakan celana pendek untuk mendapatkan lapisan pelindung ekstra.
4. Kurangi intensitas bersepeda
5. Sempatkahlah istirahat di tengah perjalanan dan campur latihan fisik harian Anda.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play