Masuk Kategori Transmisi Lokal Covid-19, Melawi Gelar Rapid Tes Massal Hingga Swab
![]() |
| Pelaksanaan rapid tes massal di kantor Bupati Melawi.[Ist] |
Melawi (Suara Kalbar)- Bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Melawi sebanyak Tujuh orang. Membuat Melawi naik status menjadi kategori wilayah transmisi lokal Covid-19 di Provinsi Kalbar.
Sebelumnya, wilayah dengan status transmisi lokal COVID-19 di Kalbar seperti Pontianak, Ketapang, Singkawang, dan Kubu Raya.
“Saat ini Kabupaten Melawi merupakan salah satu daerah di Kalbar yang sudah masuk transmisi lokal. Awalnya hanya satu kasus, namun bertambahnya 6 orang ini dan mereka merupakan 1 kluster dari kasus sebelumnya, berarti Melawi masuk wilayah yang telah terjadi transmisi lokal,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harison.
Kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Melawi merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).
Menurut Horison, karena kasus positif yang terjadi di Melawi adalah satu kluster, maka kita berharap dalam waktu dekat Bupati Melawi dan keluarga melakukan tes kembali setelah dua minggu.
Untuk mengetahui Apakah virus Covid-19 masih ada didalam tubuh pasien.
“Kita berharap Minggu depan akan terjadi proses penyembuhan dalam hal hilangnya Virus Covid-19 dari Bupati Melawi dan Keluarga,” doanya.
Dengan naiknya status menjadi kategori Transmisi lokal Covid-19, Pemerintah Kabupaten Melawipun langsung melakukan deteksi dini penularan Virus Corona dilingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Rapid Tes Massalpun digelar pada hari ini, Rabu (3/2/2020) yang dipusatkan di Kantor Bupati Melawi jalan Kota Baru kilometer 7 Nanga Pinoh.
Hasil pantauan jurnalis Suara Kalbar.co.id, pemeriksaan Rapid Tes dimulai pukul 09.00 wib yang dilakukan oleh seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Pemkab Melawi. Mulai dari staf ahli, para pejabat eselon II, III hingga tenaga kontrak daerah.
Selain menggelar rapid tes, Pemerintah Kabupaten Melawi juga menggelar pemeriksaan Swab kepada pihak pihak yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif.
Pengambilan Swab dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Melawi.
“Iya benar, tadi saya juga lakukan rapid tes dan langsung Swab. Mohon doanya, semoga hasilnya Negatif,” beber Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti saat dikonfirmasi Suara Kalbar.co.id
Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya mengungkapkan Pemkab Melawi menggelar rapid test massal di lingkungan Pemkab Melawi. Pelaksanaan rapid tes massal menjadi deteksi dini terkait penularan virus Corona.
“Permintaan rapid tes ini sudah disampaikan ke Dinas Kesehatan Melawi. Ini berdasarkan perintah Gubernur Kalbar yang disampaikan ke kita melalui video conference,” ujarnya.
Dadi menjelaskan, pelaksanaan rapid ini bukan semata-mata karena adanya penambahan kasus konfirmasi positif pada Bupati Melawi Panji serta keluarga. Tapi memang sudah menjadi program sejak beberapa waktu terakhir sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Corona.
“Untuk kita, rapid tes massal akan diberlakukan pada seluruh pejabat eselon II dan III,” katanya.
Lebih lanjut Ia katakan bahwa rapid tes ini, tak hanya dilakukan pada ASN, tapi juga pada masyarakat Melawi.
“Diantaranya di pasar serta para lansia dan masyarakat umum,” pungkasnya.
Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor : Diko Eno






