SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Mobil Disemprot dan Suhu Tubuh Diperiksa Saat Berlebaran ke Antibar

Mobil Disemprot dan Suhu Tubuh Diperiksa Saat Berlebaran ke Antibar

Relawan Covid-19 yang menjaga portal Desa Antibar melakukan penyemprotan dan pemeriksaan suhu tubuh bagi tamu yang masuk saat berlebaran.[Suarakalbar/Dian Sastra]

Mempawah (Suara Kalbar)-Perayaan Hari Idul Fitri 1441 H, tidak membuat petugas Portal Desa Antibar, melalaikan tanggung jawab. Sore ini, tercatat lima orang stand by menjaga portal di lima pintu masuk.

Menurut Nuzul Rahmadani, Koordinator Penjaga Portal Desa Antibar di jalur Jalan Adiwijaya yang berbatasan dengan Kelurahan Pedalaman, mereka bertugas sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

“Sesuai arahan dari Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Desa Antibar, termasuk dari Kapolsek Mempawah Timur, Bhanbinkamtibmas dan Babinsa, kami tetap melaksanakan tugas hingga 27 Mei mendatang,” ujarnya.

Pemasangan portal ini bertujuan untuk mengantisipasi masuknya orang dari zona merah Covid-19 pada momentum Idul Fitri 1441 H. Ada lima lokasi pemasangan portal. Yakni di Jalan Adiwijaya RT 004/RW 002, Dusun Pendidikan.

Kemudian di Jalan Gusti Haidir RT 001/RW 001 Dusun Makmur, selanjutnya di Jalan Gusti Haidir RT 001/RW 001 Dusun Makmur, di Jalan Bardannadi serta Jalan Pangsuma Dusun Bukit Asam.

Kebijakan pembatasan wilayah itu dimulai sejak pukul 08.00-11.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada pukul 14.00-17.00 WIB. Tiap lokasi akan dijaga para relawan dan akan dilakukan penambahan relawan serta penjagaan pada jam malam jika membludaknya pendatang yang masuk ke Desa Antibar.

“Saat H-1 dan H-2 Lebaran, kami yang ditempatkan di portal ini berjumlah lima orang. Setiap kendaraan roda empat yang bernomor kendaraan luar daerah, akan dilakukan penyemprotan. Kami juga akan mengimbau agar selalu mengenakan masker dan menjaga physical distancing,” ungkapnya lagi.

Dan khusus kendaraan yang berasal dari daerah zona merah Covid-19, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, pencatatan identitas tamu, termasuk meminta informasi kunjungan. Jika serangkaian pengecekan kesehatan telah dilakukan, dan pengendara atau pengemudi dalam kondisi normal, maka dipersilahkan masuk ke Desa Antibar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Karnita Pujianto, mengatakan, kegiatan pembatasan wilayah ini dimaksudkan untuk mempermudah Tim Relawan Covid-19 Desa Antibar dalam melakukan pendataan dan pemantauan terhadap warga yang datang dari luar wilayah itu.

Menurut Karnita, upaya memperketat akses keluar masuk orang di Desa Antibar itu dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19. Mengingat, pada momentum Idul Fitri 1441 H ini lingkungan masyarakat Desa Antibar menjadi salah satu tujuan kedatangan orang dari luar daerah.

Selain itu, memberikan penekanan agar masyarakat mematuhi Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Maka setiap warga dari luar yang masuk ke Desa Antibar akan melewati rangkaian pengecekan dan pemeriksaan. Misalnya pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermometer Gun bantuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah di setiap pos jaga.

“Jika suhu tubuh melebihi normal maka akan ditindaklanjuti. Kemudian juga akan dilakukan penyemprotan desinfektan pada setiap kendaraan yang keluar masuk,” tukasnya.

Penulis : Dian Sastra

Editor   : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan