Tjhin Bun Sen Dibunuh Tetangga Sendiri Pakai Senapan Angin
![]() |
| Jenazah Tjhin Bun Sen (51) saat diprosesi di Rumah Duka Yayasan Pemakaman Sinar Bakti Jl KS Tubun RT 56 RW 12 Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Selasa (14/4/2020) malam. |
Singkawang (Suara Kalbar)- Warga digemparkan dengan kasus pembunuhan terhadap Tjhin Bun Sen (51), di Jalan KS Tubun, Gang Harmonis, RT 54 RW 12 Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah pada Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 18.00 sore.
Korban diduga dibunuh oleh pelaku KBF(26), dan korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Vincentius Singkawang, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.
“Tadi habis mandi adik korban melapor, katanya ada perkelahian, saat itu dalam kondisi sekarat, akhirnya dibawa ke rumah sakit,” ujar Ketua RT 54 RW 12, Rikky Zulfahmi di lokasi.
Usai mendapatkan informasi dari pihak saudara korban, kemudian Ketua RT 54 RW 12, Rikky Zulfahmi menghubungi pihak kepolisian dan pihak kepolisianpun mendatangi lokasi kejadian.
Korban terbunuh, kata Rikky Zulfahmi diduga ditembak pelaku menggunakan senapan angin yang mengenai dada korban sebelah kanan dari jarak dekat.
Usai terjadi perkelahian di dalam rumah pelaku yang berjarak sekitar tiga meter atau berhadapan, korban keluar dari rumah dalam kondisi terluka, kemudian tergeletak disamping kiri rumah pelaku atau persis di tepi jalan menuju rumah korban.
Adik korban yang enggan disebutkan namanya, mengaku tak tahu saat kejadian, dan baru mendapat kabar setelah terjadinya pembunuhan, lantaran rumahnya agak jauh dari rumah korban.
Pemicu permasalahannya ini juga belum didapati secara pasti, namun berdasarkan penjelasan Ketua RT 54 RW 12, Rikky Zulfahmi, antara pelaku dan korban pada 2019 sempat ada masalah, diduga masalah asmara rumah tangga.
Tak lama usai dinyatakan telah tiada, korban kemudian dibawa ke rumah duka Yayasan Pemakaman Sinar Bakti Jl KS Tubun, RT 56 RW 12 Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah.
Isak tangis istri korban dan keempat anak korban mewarnai kedatangan jenazah di rumah duka, termasuk kerabat korban lainnya.
Penulis : Tim Liputan
Editor. : Hendra






