Usai Menemui BPK, Erlina Larang Pejabat Keluar Daerah
![]() |
| Bupati Mempawah, Erlina menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2019 kepada Ketua BPK RI Perwakilan Kalbar, Heri Ridwan.[Suarakalbar/Dian Sastra] |
Mempawah (Suara Kalbar)- Pemerintah Kabupaten Mempawah telah menyerahkan Laporan Keuangan Tahun 2019 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalbar, Senin (16/03/2020) di Pontianak.
Laporan diserahkan langsung Bupati, Hj Erlina, SH, MH kepada Kepala BPK Perwakilan Kalbar, Heri Ridwan.
Bersama Pemerintah Kabupaten Mempawah, dua daerah lainnya yakni Kabupaten Sintang dan Kota Singkawang turut menyerahkan laporan keuangan kepada BPK RI Perwakilan Kalbar.
Usai menyerahkan laporan, Bupati Erlina memerintahkan seluruh pejabat SOPD agar tidak meninggalkan daerah.
“Saya sudah memperingatkan Kepala OPD dan pejabat lainnya di Kabupaten Mempawah agar tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah pada saat pemeriksaan yang dilakukan tim auditor BPK,” tegas Erlina.
Kebijakan itu, menurut Erlina, untuk mempermudah kinerja tim auditor untuk melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan yang telah diserahkan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Sekaligus memudahkan tim auditor untuk mendapatkan penjelasan yang konkret dari pejabat bersangkutan.
“Sejak awal tahun lalu, saya sudah ingatkan pejabat OPD agar tetap berada di tempat saat pemeriksaan berlangsung. Kalau pun situasinya mendesak untuk berangkat ke luar daerah, maka hubungi tim auditor untuk penjadwalan ulang. Penjelasan dari pejabat ini sangat penting, sebab mereka yang menggunakan anggaran,” tutur Erlina.
Lebih jauh, Erlina mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen untuk proses pemeriksaan laporan keuangan yang akan dilaksanakan tim auditor BPK-RI. Karena itu, dirinya mengingatkan seluruh OPD agar membuka seluruh data keuangan agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan transparan.
“Terhadap proses pemeriksaan ini, kami sangat transparan dan mendukung penuh kinerja petugas di lapangan. Kami pun tidak menampik dalam proses anggaran berjalan mungkin saja ada kekeliruan penggunaan maupun pelaporan. Karena itu, kami sangat mengharapkan adanya pembinaan dari BPK-RI,” pintanya.
Penulis : Dian Sastra
Editor : Diko Eno




