SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Dinsosp3akb dan Forkompimka Kembayan Komitmen Tangkal Virus Corona COVID-19

Dinsosp3akb dan Forkompimka Kembayan Komitmen Tangkal Virus Corona COVID-19

Pertemuan kelompok kerja di Kembayan.[Suarakalbar/Niko]

 Sanggau (Suara Kalbar) – Bahaya penyebaran Virus Corona COVID-19 yang begitu cepat di seluruh dunia termasuk di Indonesia hingga berada juga di Kalimantan Barat, menjadi pembahasan pada Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung KB Tahun 2020.

 Kegiatan itu diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berecana (Dalduk dan KB) di Ruang Pertemuan Kantor Desa Tanap dihadiri Forkopimka, Kepala Puskesmas Kembayan, Perangkat Pemerintahan Desa Tanap dan sejumlah Kader PKK, Posyandu serta tokoh masyarakat lainnya, Senin (16/3/2020).

Kades Tanap Bewianus menegaskan, memang masih banyak hal yang perlu kita benahi untuk memenuhi indikator Kampung KB, baik itu kebersihan lingkungan serta kesehatan dalam keluarga, namun demikian kita menargetkan pada bulan April 2020 ini Desa Tanap sudah ODF (Open Defection Free), yakni seluruh individu masyarakat di Desa Tanap tidak lagi Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Membuka acara Camat Kembayan Drs. Inosensius Nono dalam sambutannya menyampaikan, sejatinya kami tidak bisa hadir pada kegiatan ini, karena ada kegiatan Rakor di Jakarta, namun kegiatan Rakor tersebut dibatalkan terkait Bencana Nasional Virus Corona COVID-19.

“Pertemuan pada hari ini kita bahas bagaiman upaya dan peran kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona COVID-19, yang jelas bahayanya sudah menyebar di beberapa daerah di Indonesia, dan tentunya kemungkinan ini terjadi di daerah kita mengingat kita ini berbatasan langsung dengan Kuching, Sarawak, Malaysia,” ungkap Inosensius Nono.

Lanjutnya, terkait Kampung KB kita akan mengevaluasi sesuai dengan 32 Indikator Kampung KB. Salah satu yang sudah kita lakukan adalah pengandangan hewan ternak, gotong royong setia hari Jumat dan juga sudah ditertibkannya tempat hiburan malam atau warung kopi.

“menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan PHBS, ini merupakan target utama kita, juga sebagai upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona,” tegasnya.

Selain itu Camat Kembayan juga menganjurkan agar, kegiatan gotong royong di tempat atau fasilitas umum serta membersihkan lingkungan rumah masing-masing tetap rutin dilakukan. Dan untuk Toga (Tokoh Obat Keluarga) kita juga galakkan.

Di kesempatan tersebut juga Camat Kembayan menginformasikan kepada warga yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk melakukannya, termasuk mengurus kelengkapan administrasi kependudukan berupa KK, Akte dan KIA (Kartu Identisas Anak).

“Untuk KIA kami minta kepada Bapak-Ibu yang memiliki anak segera mengurus KIA anaknya dan kami meminta kepada Kades untuk segera mengurus hal ini,” himbaunya.

Terkait dengan keamanan maupun kesehatan, Kapolsek Kembayan IPDA Sutono menyampaikan dukungannya dan sesuai dengan kegiatan PSM (Polres Sanggau Menyapa) serta SMTA (Sanggau Maju Tanpa Asap), kami juga siap hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk mendapatkan infomasi, masalah yang ada ditengah masyarakat dan bersama-sama mencari solusinya.

Senada dengan hal tersebut mewakili Danramil Kembayan Babinsa Desa Tanap Serda Sugeng Rianto menyatakan dukungannya untuk mensukseskan Tanap sebagai Kampung KB.

”Situasi secara nasional, bahkan internasional, Virus Corona COVID-19 memang mengkhawatirkan, namun dalam hal ini mari kita tetap tenang dan jangan terprovokasi. Kita lihat informasi yang sumbernya bisa dipertanggungjawabkan,” katanya mengingatkan.

Kepada semua warga untuk menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan dan kebersihan diri serta tetap teguh dalam iman sesuai kepercayaannya masing-masing sehingga kita bisa membantu menangkal mewabahnya virus corona ini, himbaunya.

Terkait Virus Corona Kepala Puskesmas Kembayan Ibu Rossalina di kesempatan tersebut menjelaskan, Virus Corona merupakan keluarga besar Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Virus ini menyebar melalui cairan. hingga saat ini belum ada ditemukan vaksinnya. Oleh karena itu ada beberapa cara pencegahan yakni di antaranya ber PHBS.

“Ayo kita cegah dan hadapi Virus Corona dengan tidak boleh panik, menggunakan masker, tingkatkan imun seperti dengan makan bergizi, olahraga, serta cukup istirahat. Kemudian jaga jarak dengan orang yang memiliki gejala mirip Virus Corona dan yang tak kalah pentingnya yakni jangan malas cuci tangan misalnya setelah menyentuh benda di sarana umum, setelah menggunakan tolilet dan sebelum makan,” anjurnya.

Di akhir acara Marini, SKM Bidang DalDuk & KB  DINSOSP3AKB memandu pembuatan poin-poin kesepakatan yakni, mensukseskan Tanap Desa ODF bulan April 2020, Kepala Wilayah di Dusun masing-masing mendata warga yang belum mempunyai KK, KTP, KIA dan akte (Kelahiran, Nikah dan Kematian).

 Pemanfaatan lahan pekarangan setiap rumah, sosialisasi pemanfaatan limbah keluarga untuk membuat pupuk organik, sosialisasi pembinaan PKK dan Dasawisma, membuat kesepakatan tidak merokok di dalam rumah, penertiban hewan ternak, pendataan, dan memberikan keterampilan (bekerjasama dengan BLKI) bagi anak putus sekolah dan menyetarakan pendidikan (Kejar Pake A, B dan C) kepada pemuda, segera mengumpulkan data hewan penyebar Virus Rabies dan ditargetkan bulan April 2020 diberikan VAR (Vaksin Anti Rabies).

 Membuat Kader Vaksinator membantu tenaga Dinas Peternakan, Membuat tulisan anjuran di tempat umum dan strategis tentang Tidak Membuang Sampah Sembarangan, Tidak BABAS, dll.

Penulis: Niko

Editor   : Dina Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan