SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Kecewa pada Bank Kalbar, Yandi Chow Minta Pemkot Tak Beri Penyertaan Modal

Kecewa pada Bank Kalbar, Yandi Chow Minta Pemkot Tak Beri Penyertaan Modal

Anggota DPRD Kota

dari Partai Hanura, Yandi Chow

Pontianak (Suara Kalbar) – Beberapa permasalahan yang terjadi di Bank Kalbar,  mulai dari nomor rekening, perpindahan kemudian proyek bodong hingga mangkraknya pembangunan ditegaskan anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi Chow agar segera diusut.

“Saya minta di usut jangan hanya pada level bawah jadi tolong petinggi-petingginya yang terlibat harus di proses hukum kalau memang ada yang membiarkan itu terjadi  terlibat hanya sebatas tau tau itu harus menjadi evaluasi kita,” ungkapnya kepada suarakalbar.co.id, Sabtu (21/12/2019).

Iapun mempertanyakan kinerja Dirut pada saat Bank pemerintah yang banyak masalah itu yang pada saat itu berkaitan dengan perpindahan nomor rekening dan lainnya yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Intinya para petinggi yang pada saat itu berada di posisinya itu kan artinya bahwa ketidakpiawan mereka dipertanyakan. Sampai ada kasus sedemikan banyak. Ini yang terungkap, nah yang tidak terungkap kita tidak tau. Jadi ini harus jadi bahan evaluasi para pemegang saham Bank Kalbar ini kan bank-nya rakyat Kalimantan Barat. BUMN sudah berberbah semua BUMD juga haruslah. Maka saya meminta sebelum semuanya semakin kusut, tuntaskan semua,” paparnya.

Kepada Pemkot, ia menghimbau agar jangan melakukan penyertaan modal bila perlu modal yang ada itu ditarik kepada bank bermasalah yang belum jelas.

“Karena kalau itu terjadi kita jadi tanda tanya juga. Saya sudah sampaikan didalam pandangan umum fraksi artinya sudah kita sampaikan. Kalau nanti tetap dilaksanakan inikan menjadi permasalahan,” urainya.

Iapun mengaku kecewa karena Bank Kalbar yang seharusnya membenahi kinerja fasilitas dan pelayanan hingga kini jalan ditempat.

“Pasti kecewa karena ini kan dana masyarakat yang dihimpun melalui pajak yang dibayar oleh Pemprov harusnya memberikan dampak yang sangat luas,” tegasnya.

Selain kecewa ia menyayangkan Karena masyarakat berhak tau atas apa yang terjadi.

“Harus di jelaskan kepada publik duduk persoalannya seperti apa. Kalau memang sudah ada proses hukum, sudah sampai mana harus jelas. Jangan berhenti ditengah jalan. Artinya kita sekarang menunggu langkah-langkah daripada institusi yang berwenang dan berkaitan apakah perlu dilakukan proses lebih lanjut seperti diaudit atau diperiksa mendetail,” katanya lagi.

Anggota Legislatif Dapil Kota Pontianak inipun menambahkan bahwa seharusnya pihak Bank Kalbar menyampaikan hal secara transparan.

“Harusnya disampaikan inikan bukan instansi yang tertutup tapi terbuka ini disampaikan kepada masyarakat. Begitu semuanya jelas transparan. Kita pertimbangkan mengambil langkah-langkah apa terhadap bank Kalbar. Selama ini semua belum jelas saya minta tidak dilakukan dulu.

Bila perlu mempertimbangkan kembali penyertaan modalnya. Bila perlu yang terkait itu diperiksa sampai ke akar-akarnya. Kita meminta menunda terkait penyertaan modal, kedua meminta persoalannya diperjelas dulu. Publik tidak boleh kebingungan terhadap persoalan bank Kalbar.

Kasian itu bank yang kita banggakan. Dia sudah beli tanah tidak dibangun-bangun. Kita akan mintai informasinya,” pungkas Yandi.

Penulis  : Dina Wardoyo

Editor    : Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan