2 Pelaku Penyiram Air Keras ke Novel Baswedan Berinisial RM dan RB

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai
diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis
(20/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Jakarta (Suara Kalbar)- Dua pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel baswedan akhirnya ditangkap aparat kepolisian, Jumat (27/12/2019).

Pelaku yang terdiri dari satu sipil dan seorang polisi ditangkap dan dibawa ke Bareskrim Polri, Jumat (27/12/2019).

“Dari tim teknis telah menemukan informasi yang signifikan dan info tersebut kami dalami tadi malam. Kami bersama Kakor Brimob telah mengamankan pelaku, RM dan RB, Polri aktif,” kata Kapala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Untuk diketahui, Novel disiram air keras oleh pelaku pada Selasa 12 April 2017, atau dua tahun silam.

Berdasarkan hasil pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri, cairan tersebut merupakan cairan H2SO4 atau asam sulfat.

“Dari Labfor saya mendapat informasi bahwa cairan itu adalah H2SO4,” ujar Tito Karnavian yang kala itu menjabat sebagai Kapolri.

Novel disiram air keras oleh pelaku tak dikenal seusai menunaikan Salat Subuh di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

Sumber >> Suara.com

Editor : Diko Eno