SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Warga Keluhkan Air Asin, Dirut Sarankan Tak Konsumsi Air PDAM

Warga Keluhkan Air Asin, Dirut Sarankan Tak Konsumsi Air PDAM

Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Satu
bulan ini kadar garam pada air baku yang digunakan oleh PDAM berada pada ambang
batas. Untuk itu Direktur PDAM Kota Pontianak Ladjito menyarankan agar
masyarakat kota Pontianak yang menjadi pelanggan PDAM agar tidak mengkosumsi
air yang diolah oleh mereka.

“Mengingat air sungai Kapuas yang
dijadikan sebagai air baku oleh PDAM, memiliki kadar garam yang melebihi ambang
batas. Kita juga sudah memberikan pengumuman kepada masyarakat bahwa air PDAM
yang disalurkan saat ini tidak untuk kosumsi, namun hanya bisa digunakan untuk
keperluan mandi dan mencuci,” ungkap Ladjito kepada suarakalbar.

Menurutnya sudah hampir dua bulan
ini, Kalbar memasuki musim kemarau dan biasanya musim-musim seperti ini membuat
air sungai Kapuas tererupsi oleh air laut dan memiliki kadar garam yang cukup
tinggi, dimana sekitar dua minggu lalu, kadar garam air sungai Kapuas mencapai
5000 ppm lebih.

“Ini yang mengakibatkan air yang
kita distribusikan kepada masyarakat menjadi asin,” tegasnya.

Meski demikian, saat ini Kalbar
sudah mendapatkan curah hujan dan kadar garam sudah menurun menjadi sekitar
3000 ppm lebih. Dia berharap agar kualitas air baku PDAM bisa semakin baik,
sehingga air PDAM bisa kembali di konsumsi, karena kadar garam tertinggi pada
air yang layak kosumsi berada diangka 600 ppm.

“Kalau kadarnya lebih dari 600
ppm, artinya air tidak layak kosumsi. Makanya, kita mengimbau kepada masyarakat
agar tidak mengkosumsi air PDAM saat ini karena kadar garamnya masih berada
diatas 3000 ppm,” urainya.

Sementara salah satu warga Pal3,
Umi mengaku air sudah sangat asin sehingga kesulitan untuk mencuci dan mandi
karena kulit lengket akibat air asin.

“Awal –awal rasanya payau masihlah
dibadan tak terlalu terganggu, lama-lama jadi asin airnya. Selain mandi, untuk
cuci piring dan baju air sabun juga susah kita,” tegasnya.

Meski PDAM telah mengumumkan adanya
air asin sehingga air PDAM tak dapat dikonsumsi, ia beharap pihak PDAM dapat
mengatasi masalah ini agar tak semakin larut.

“Tetangga juga mengeluhkan air asin
ini, semoga saja bisa segera hujan dan air kembali normal,” harapnya.

Penulis : Dina Wardoyo

Editor  : Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan