Pemuda Desa Sango Protes Wilayahnya Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah
![]() |
| Lokasi pembuangan sampah |
Bengkayang (Suara Kalbar) -Warga Pasar Sanggau Ledo Desa Lembang Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang di kagetkan dengan kehadiran tumpukan sampah yang sudah terhampar memenuhi lokasi jualan Pedagang Kaki Lima Sabtu (31/8/2019) pagi.
Tumpukan sampah yang persis terhampar di Simpang Empat Pasar Sanggau Ledo ini sontak saja mengundang pertanian warga pasar hingga menjadi pusat perhatian, buah bibir masyarakat hingga foto tumpukan sampah itu pun dengan cepat menyebar diberbagai media sosial terutama Whatsap dan Facebook.
Mendapat iinformasi atas permasalahan sampah yang ada di pasar Sanggau Ledo, Camat Sanggau Ledo Aref Rahman Hakim bertindak Cepat dengan segera mendatangi lokasi dan mencari akar permasalahan yang terjadi.
“Kami ketahui sampah yang ada selama ini dibuang di wilayah Desa Sange oleh warga Desa Lembang. Oleh karena itu saya selaku Camat akan bertemu dua Kepala Desa yakni Kades Lembang dan Kades Sange untuk membicarakan permasalahan itu,”ungkapnya.
Dia mengaku sudah menghubungi kedua kepala desa dan disepakati besok akan diadakan pertemuan dengan dua kepala desa dan para tokoh masyarakat,tokoh adat dan tokoh pemuda guna membicarakan permasalahan yang terjadi harapan kami ada titik temu dan segera clear atau selesai.
“Persoalan sampah khusus Desa Lembang memang luar biasa itu mungkin akibat perkembangan penduduk dan usaha masyarakat yang semakin kerkembang ,masalahnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah sering di usulkan lewat musrenbang tapi tak ditanggapi,”ungkap Arif.
Pemuda Desa Sango sampaikan 4 Tuntutan
Permasalahan Limbah Sampah yang diduga berasal dari Desa Lembang mendapat tanggapan dari Ikatan Pemuda Paludapanyata Dusun Paling Desa Sango Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang
Mereka melakukan aksi protes terhadap sampah yang diduga dibuang oleh warga Desa Tetangga pada Sabtu (31/8) pagi.
Sejumlah pemuda ini kesal karena wilayah Desa Sango dijadikan tempat pembuangan sampah dari Pasar Sanggau Ledo Desa Lembang yang juga tidak memiliki tempat pembuangan sampah khusus saat ini.
“Sebagai bentuk protes dan kekesalan warga yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Paludalanyata Desa Sango (IPPDS) sekitar pukul 10.00 wib Sampah yang masuk ke wilayah Desa Sango dikembalikan lagi oleh sejumlah pemuda Desa Sango di Pinggiran Jalan Raya Wilayah Desa Lembang atau di Pasar Sanggau Ledo,”ujar Rafael Deo Ketua Ikatan Pemuda Paludapanyata Desa Sange kepada sejumlah media.
Pasalnya papan plang himbauan larangan pembuangan sampah di sekitar Desa Sango selama ini yang terpasang tidak dipatuhi oleh oknum oknum tertentu yang membuang sampah sembarangan,” tegas Pemuda yang merupakan Koordinator Aksi ini.
“Oleh karena itu kami lakukan aksi hari ini supaya desa kamu tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah,” tegas Deo
Adapun Tuntutan warga Dari Desa Sango yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Paludapanyata ada rmpat yakni:
1.Menolak dengan tegas bahwa Wilayah Paling dari Sungai Setanggi sampai Kampung Paling dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
2.Kepada Pihak Kecamatan dan Desa Lembang untuk dapat menyediakan TPS kepada warganya.
3.Membuat Surat himbauan kepada warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan di wilayah Kampung Paling Khususnya dan Sanggau Ledo umumnya.
4.Menindaklanjuti dan memproses kepada siapa saja yang dengan sengaja membuang sampah di wilayah Paling dan atas perbuatannya ada sanksi kepada yang bersangkutan.
Penulis: Nadi
Editor: Kundori






