SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Disdik Ketapang Bertekad Kurangi Kemangkiran Guru dengan e-KIAT

Disdik Ketapang Bertekad Kurangi Kemangkiran Guru dengan e-KIAT

Suasana pelatihan aplikasi e KIAT di Kabupaten Ketapang [Thomas T]

Ketapang (Suara Kalbar) – Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang ingin mengurangi tingkat kemangkiran guru dengan menggunakan Apikasi e-KIAT.

Tekad Disdik Ketapang tersebut dilontarkan oleh Drs. H. Jahilin, M. Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, saat membuka kegiatan Pelatihan Aplikasi e-KIAT Guru Bagi Operator KIAT Nilai Pada Sekolah Pemantapan Kinerja dan Akuntabilitas (KIAT) Guru Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang Tahun 2019, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Ketapang, 27 – 28 Agustus 2019.

“Yang pertama, dengan Aplikasi e-KIAT ini, angka kemangkiran  guru diharapkan dapat semakin berkurang,” terang Jahilin.

Jahilin memaparkan, selain untuk mengurangi tingkat kemangkiran guru, Aplikasi e-KIAT juga akan memperlancar pelaporan sekolah-sekolah, penggunaan IT di sekolah-sekolah KIAT Guru.

Selain itu, kata Jahilin, e-KIAT juga akan mempermudah pengawasan. Dengan demikian, tujangan pun diberikan berbasis kehadiran guru.

“Yang betul, tunjangan harus dikaitkan dengan kehadiran dan kualitas kinerja,” tandasnya.

Lebih lanjut Lusia Budi Suswanti, S.Pd., Kasi PTK SD dalam laporannya menyebutkan bahwa Pelatiah Aplikasi e-KIAT ini adalah dalam rangka meningkatkan layanan garis depan di sektor pendidikan, yang berlangsung sejak tahun 2016. Dalam hal ini, Bank Dunia telah memberikan bantuan teknis kepada Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di bawah Sekretariat Wakil Presisen RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas guru melalui Program KIAT Guru Tahap I. Hasil temuan dan pembelajaran dari Program KIAT Guru Tahap I tersebut, Kemendikbud dan TNP2K kemedian merekomendasokan untuk memperluas cakupan implementasikanya pada program KIAT Guru Tahap II.

Dikatakan Lusi, salah satu kegiatan program KIAT Guru Tahap II yang hendak dicapai adalah penggunaan Sistim Informasi Manajemen (SIM) KIAT Guru yang baik, melalui pengembangan Aplikasi e-KIAT Guru.

“Pengembangan Aplikasi e-KIAT Guru ini bertujuan untuk mengelola data guru, melakukan monitoring dan evaluasi kinerja guru serta mendukung program Kemendikbud, dengan fokus pada peningkatan kinerja guru dan hasil belajar siswa di daerah khusus,” ujar Lusia.

Lusi pun merinci tujuan pelatihan, yang antara memberikan pemahaman dan memampukan operator sekolah dan kepala sekolah untuk menggunakan Aplikasi e-KIAT Guru dan Test Cepat. Dengan demikian,  peserta pelatihan dapat mempraktekkan teknis penggunaan fitur-fiturnya.

Pelatihan e-Guru yang berlangsinh dua hari  tersebut dihadiri oleh 44 Sekolah KIAT Guru Tahap Pemantapan di Kabupaten Ketapang.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Tim Brain Devs dan Zenius Jakarta (Konsultan KIAT Guru)  dan dibantu oleh Operator KIAT Nilai Kabupaten, Operator Tunjangan, Operator Pembayaran, Fasilitator Masyarakat dan Management Officer.

Penulis: Thomas Tion Sution

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan