Silaturahmi lintas etnis pupuk kebersamaan

Pontianak(Suara Kalbar) – Menggali perbedaan etnis yang ada menjadi salah satu hal penting dalam bersilaturahmi lintas etnis yang diakui Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji usai menghadiri kegiatan mangupian wan bubuhan di rumah adat Melayu Kalbar, Jumat 22 Februari 2019.
Menurutnya semakin intens dan seringnya pertemuan para anggota lintas etnis di Kalbar tentu dapat terus memupuk nilai-nilai kebersamaan dan pemersatu dari setiap etnis yang ada di 14 Kabupaten/Kota.
“Karena saat adanya perbedaan maka kita dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mencari persamaannya. Untuk lebih mengetahuinya maka harus sering-sering melakukan pertemuan seperti ini,” tuturnya.
Mantan Walikota Pontianak dua periode juga menjelaskan agar pertemuan tersebut berjalan baik, maka perlu di undang pakar-pakar yang paham betul tentang cara merajut keberagaman di suatu wilayah.
“Salah satu upaya untuk memperkuat NKRI adalah dengan cara mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan agama, etnis dan budaya,” jelasnya.
Sutarmidji menambahkan bahwa masyarakat dan semuanya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan dasar dari pemerintah.
“Untuk melakukan percepatan-percepatan dalam pembangunan sementara anggaran dan potensi dari pemerintah terbatas oleh karena itu perlu adanya kebersamaan,” pungkasnya.
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor. : Kundori





