Pedagang buah di Anjongan ungkap peredaran uang palsu, polisi tangkap pelaku
![]() |
| Barang bukti uang palsu |
Anjongan (Suara Kalbar)-Maraknya peredaran uang palsu di daerah Anjungan Kabupaten Mempawah membuat sejumlah warga yang berjualan dipasar anjungan menjadi resah,hal inilah menjadi awal terungkapnya jaringan peredaran uang palsu di Anjungan Jum’at (8/02/2019).
Rudi (45) pedagang buah, kepada awak media mengungkapkan, dirinyalah yang pertama kali menaruh curiga kepada seorang ibu paruh baya yang mencoba membeli langsat daganganya sebanyak 2 Kg, dengan membayarkan uang palsu Pecahan Rp 100,000.
Saat transaksi dilakukan Rudi menyadari uang digunakan tersebut adalah uang palsu, dan kemudian Rudi menolak untuk menerima uang palsu tersebut dengan, dalih tidak memiliki uang kecil untuk pengembalianya, kemudian tersangka tadi membayarkan dengan uang pas Rp. 10.000.
Kemudian Rudi secara diam diam mengikuti ibu tersebut kemana lagi dia berbelanja, ternyata ibu tersebut masuk di toko penjualan sepatu dan sandal, setelah usai transaksi disitu Rudi mendatangi pemilik toko sepatu tersebut untuk memastikan apakah sudah terjadi transaksi atau belum.
“Ternyata pelaku berhasil mengelabui pemilik toko dengan membeli sandal seharga Rp 30.000,menggunakan uang palsu pecahan Rp 100.000 tersebut, dan mendapatkan kembalian Rp 70.000 dari pemilik toko sepatu,”ungkapnya.
Setelah memastikan uang yang dibelanjakan tersangka tersebut adalah uang palsu Rudi bersama pemilik toko sepatu melakukan Pengejaran, didapati pelaku yang lagi asyik menyantap makanan sate.
Dan disitulah warga melakukan pemeriksaan terhadap pelaku hasilnya didapati uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 2 lembar yang masih tersimpan didalam dompet dan 1 lembar diselipkan didalam “Bra”.
Atas kejadian tersebut warga pun langsung membawa pelaku di Polsek Anjungan untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.
Saat awak media konfirmasi Kapolsek Anjungan IPDA Ambril membenarkan prihal penangkapan sindikat uang palsu diwilayah hukumnya.
Sampai berita ini diturunkan Pihak Kepolisian masih dalam Pengembangan dan pengungkapan jaringan sindikat komplotan pengedar uang palsu yang meresahkan masyarakat anjungan tersebut.
Penulis : Hamzah/Suara Mempawah
Editor: Kundori






