SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Ajukan listrik tak kunjung terealisasi, warga dua desa di Sintang kesal

Ajukan listrik tak kunjung terealisasi, warga dua desa di Sintang kesal

Bendud dan Florensius Along

Sintang (Suara Kalbar) – Dua Desa  Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang, Kalbar tepatnya Desa Karya Jaya Bakti dan Desa Mandiri Jaya kesal setiap Pilkada dan Pemilu jadi tempat kampanye janji politik.  Tapi listrik yang diajukan tak ditanggapi.

“Tidak ada perhatian pemerintah baik daerah, provinsi dan pusat dalam mengakomodir pengajuan proposal yang kami layangkan sejak 2013 silam, menyangkut persoalan Listrik di daerah kami,” ujar Bendud selaku Kepala Desa Karya Jaya Bakti kepada awak media, Jumat (22/2/2019).

Menurutnya,belum adil pemerintah dalam hal ini, sebagaimana dikatakannya, lokasi Desa Karya Jaya Bakti dan Desa Mandiri Jaya tidaklah jauh dari pusat ibu kota Kabupaten Sintang.

“Namun sejauh ini belum terjangkau oleh Listrik Negara, sementara daerah yang jauh dari Pusat kota Sintang sudah masuk, hal ini menurt saya menjadi kecemburuan bagi kami sebagai masyarakat,”katanya.

Menurutnya, sekitar 450 rumah yang tersebar  di Desa Karya Bakti dan Desa Mandiri Jaya, sampai saat ini belum merdeka, karena belum teraliri oleh Listrik, dan bila mana mendekati musim kampanye hal ini menjadi hal yang luar biasa dijadikan oleh pihak tertentu untuk mendulang suara dengan janji akan masuk listrik.

Ironisnya janji tersebut tinggal janji, sampai saat ini mereka merasa di anak tirikan oleh pemerintah.

“Kami meminta kepada pihak terkait, baik Bupati Sintang Jarot Winarno, Wakil Bupati Sintang Askiman, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmiji dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan Kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Yusuf Kala dan pihak terkait bisa memperhatikan daerah kami, karena kami juga bagian dari bangsa Indonesia ini yang perlu perhatian Pemerintah,”ujarnya.

Hal ini harus disampaikan, mungkin selama ini pemerintah merasa sudah merasakan kemerdekaan itu.

“Hanya kami berharap pemerintah bisa membantu kami, yang masih tertinggal jauh dari daerah lain, dan bisa dikatakan dipandang sebelah mata oleh pemerintah,”bebernya.

Hal senada diungkapkan Kades  Mandiri  Jaya Florensius Along, masyarakat selama ini berharap hak nya menikmati pembangunan salah satunya penerangan listrik.

Penulis: Tim Liputan

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan