Gubernur Kepri Buka Musrenbang Kabupaten Natuna 2022
Natuna (Suara Kalbar) – Pemerintah Provinsi akan memberikan dukungan apapun yang terbaik untuk masyarakat Natuna. Melihat Natuna memiliki banyak potensi, sehingga Natuna akan menjadi perhatian khusus.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kabupaten Natuna tahun 2022. Digedung Srisrindit Ranai, Senin (21/03/2022) Siang.
Musrenbang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 21 – 23 Maret 2023. Dengan mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Penguatan Infrastruktur dan Percepatan Peningkatan Ekonomi”. Sumber anggaran berasal dari APBD Natuna 2022.
Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna Moestafa Albakry mengatakan, ini merupakan Musrebang pertama kalinya dibuka langsung oleh Gubernur Kepri.
Guna mensukseskan serta melihat aspek prioritas, Bupati Wan Siswandi telah meninjau pelaksanaan Musrebang di seluruh kecamatan yang ada di Natuna.
Sementara, Bupati Natuna melalui Sekda Boy Wijanarko menyampaikan, bahwa pertumbuhan ekonomi Natuna mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir, sedangkan angka kemiskinan di Natuna meningkat.
Untuk itu, kata Boy, kedepan Pemda Natuna melangkah lebih gesit untuk meningkatkan pemulihan ekonomi dan peningkatan lapangan pekerjaan.
“Saya harap semua bersinergi dalam pelaksanaan Musrenbang demi mewujudkan visi dan misi Pemda Natuna,” ungkap Boy.
Boy juga menyatakan, bahwa tahun ini estimasi pendapatan belanja daerah sebesar Rp 971 miliar. Langkah Pemda yakni fokus pada peningkatan ekonomi, infrastruktur, dan SDM.
Boy berharap, pelaksanaan Musrenbang tahun ini (2022) dapat menyelesaikan permasalahan daerah dalam pembangunan dan ekonomi daerah.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan, bahwa Musrenbang merupakan kewajiban mulai dari tingkat Desa, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional.
Ansar menyatakan, bahwa Musrenbang Provinsi akan digelar pada 30 April 2022 mendatang.
“Kita akan beri perhatian khusus kepada Natuna, kita juga akan mendorong pembangunan jalan Provinsi dan Nasional melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkap Ansar.
Ia menuturkan, bahwa bantuan untuk masjid di Natuna sangat minim. “Saya minta kepada pengurus Masjid dan Pemda untuk bisa mengajukan untuk bantuan Masjid di Natuna,” ucap Ansar.
Penyusunan Musrenbang harus memiliki referensi diantaranya pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka, dan angka stunting.






