SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Disiarkan lewat Chanel Youtube, Erlina Pimpin Rapat Forum OPD Mempawah

Disiarkan lewat Chanel Youtube, Erlina Pimpin Rapat Forum OPD Mempawah

Bupati Mempawah, Erlina, memimpin Rapat Forum OPD Tahun Anggaran 2023 yang dipusatkan di Aula Kantor Bappeda Mempawah dan disiarkan langsung lewat chanel youtube resmi Pemakab Mempawah, Selasa (1/3/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Pandemi COVID-19 yang masih melanda Kabupaten Mempawah, tak menghalangi pemerintah daerah melaksanakan agenda tahunan Forum Perangkat Daerah.

Memanfaatkan channel youtube resminya, Pemerintah Kabupaten Mempawah menayangkan secara langsung pelaksanaan Forum OPD Tahun Anggaran 2023 yang dipusatkan di Aula Kantor Bappeda Mempawah, Selasa (1/3/2022).

“Melalui channel youtube, masyarakat bisa ikut menyaksikan proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah secara transparan, akuntabel dan partisipatif,” ujar Bupati Mempawah, Erlina, mengawali sambutannya saat membuka kegiatan.

Lebih lanjut Erlina mengatakan, forum ini memiliki peranan sangat penting. Utamanya dalam upaya sinkronisasi dan mewujudkan sinergitas antara hasil Musrenbang kecamatan, rencana kerja (Renja) OPD, serta pokok-pokok pikiran DPRD.

“Harapan kita dapat mencapai prioritas pembangunan daerah melalui pendekatan partisipasi masyarakat, top down dan bottom up planning,” katanya.

Erlina menyebut, hasil musyawarah forum perangkat daerah ini merupakan salah satu bahan masukan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mempawah tahun 2023.

“Termasuk menjadi dasar perumusan kebijakan umum APBD dan pada akhirnya akan menjadi RAPBD tahun 2023 yang akan dibahas antara eksekutif dengan legislatif,” jelasnya.

Untuk itu, Erlina pun berharap dalam momen berharga ini, peserta Forum OPD memberikan perhatian dengan memanfaatkan sebaik-baiknya dalam menentukan skala prioritas progam dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

“Namun perlu diingat, tetap memperhatikan target-target pencapaian SPM, target RPJMD, serta mengutamakan prinsip perencanaan dengan merumuskan prioritas isu strategis sesuai urgensi, kepentingan dan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ucap dia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Erlina mengakui secara umum permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam proses pembangunan daerah.

Karena dirasakan belum dapat memaksimalkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dengan apa yang telah diusulkan melalui musrenbang kecamatan.

Apalagi di tahun 2024 nanti, pemerintah daerah sudah harus mempersiapkan pelaksanaan Pilkada serentak yang tahapannya sudah dimulai tahun 2023, sehingga berdampak pada alokasi belanja operasi.

“Terkait itu, kita harus menyisihkan anggaran untuk operasional KPU, Bawaslu kabupaten, TNI dan Polri. Selain itu, kondisi pandemi yang masih tidak menentu juga tetap menjadi perhatian melalui belanja tidak terduga,” ujarnya.

Erlina mengungkapkan, dalam penentuan skala prioritas pembangunan yang dibahas dalam forum perangkat daerah, tetap perlu memperhatikan beberapa hal.

Yaitu berkenaan visi dan misi bupati dan wakil bupati selama 5 tahun ke depan, serta prioritas pembangunan daerah pada tahun keempat yang fokus pada pembangunan desa menuju desa mandiri.

Karenanya, Erlina berharap dengan pembiayaan yang sangat minim pada tahun 2023 nanti, pencapaian target RPJMD dapat terpenuhi.

Karena saat ini, lanjutnya, beberapa target indikator kinerja utama seperti indeks pembangunan manusia atau IPM, pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran terbuka, pengentasan kemiskinan, serta indeks desa membangun mesti harus dikejar targetnya.

“Dengan demikian, di akhir masa periode RPJMD Kabupaten Mempawah tahun 2020-2024 dapat terwujud dalam visi dan misi kepala daerah yaitu Mempawah yang cerdas, mandiri dan terdepan,” tutupnya.

Sebelumnya Plt. Kepala Bappeda Mempawah, Didik Krismanto dalam laporannya mengharapkan hasil dari forum perangkat daerah adalah rancangan awal (Ranwal) rencana kerja perangkat daerah (Renja OPD).

Rancangan itu memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran yang dirinci menurut kecamatan dan sudah dibagi untuk pendanaan alokasi APBD kabupaten, APBD provinsi dan APBN.

Adapun tujuan Forum OPD ini dijelaskan Didik, adalah untuk mensinkronkan prioritas kegiatan pembangunan dari berbagai kecamatan dengan Ranwal Renja OPD.

Kemudian menetapkan kegiatan prioritas yang dimuat dalam Ranwal Renja OPD, menyesuaikan prioritas Renja OPD dengan plafon/pagu dana perangkat daerah yang termuat dalam prioritas pembangunan daerah (Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah).

Pelaksanaan Forum OPD yang dihadiri Sekda Mempawah Ismail, adalah camat, sekretaris dan kasi ekbang dari masing masing kecamatan se-Kabupaten Mempawah dan utusan dari dinas, badan se-Kabupaten Mempawah.

Komentar
Bagikan:

Iklan