SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Tangan Lihai Wak Sukri di Mempawah, Menyetel Senapan agar Jitu Ditembakkan

Tangan Lihai Wak Sukri di Mempawah, Menyetel Senapan agar Jitu Ditembakkan

Supriono Sungkono yang biasa disapa Wak Sukri saat mengecek kondisi senapan angin Uklik sebelum dipergunakan untuk latihan olahraga menembak di Galaherang Shooter Club (GSC) Mempawah. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Dok GSC Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Atlet petembak Galaherang Shooter Club (GSC) Mempawah sangat mengenal sosok Supriono Sungkono yang punya kemampuan luar biasa dalam mengatasi berbagai kendala senapan angin.

Disapa Wak Sukri, ia dulunya adalah pegawai PDAM Tirta Galaherang Mempawah. Namun sejak tiga tahun lalu, ia memasuki masa pensiun.

Lewat sentuhan tangan dinginnya, para atlet petembak binaan GSC Mempawah bisa meraih juara di berbagai kejuaraan menembak se Kalimantan Barat.

Sebut saja Inaz, Mufidah, Ika dan Merin, begitu tampil prima karena senapan angin yang digunakan tidak mengalami kendala apapun.

Ketua GSC Mempawah, Iptu Heriyani, membenarkan sosok Wak Sukri yang menjadi andalan satu-satunya GSC saat hendak berlaga di even-even daerah.

“Apapun kendala senapan angin petembak kami, baik PCP maupun Uklik, selalu bisa diatasi Wak Sukri. Ia benar-benar mekanik andalan kami,” ujar Heriyani, Kamis (24/2/2022) sore.

Senjata yang khusus digunakan untuk olahraga menembak ini adalah air rifle atau senapan angin dengan dua jenis spesifikasi. Yakni, senapan angin pompa atau Uklik yang biasa dipergunakan masyarakat untuk berburu.

Dan satu lagi adalah senapan angin PCP atau Pre-Charged Pneumatic, yang memiliki tabung khusus sebagai daya dorong sehingga bisa menembak berturut-turut tanpa perlu dipompa lagi.

Kemahiran Wak Sukri tidak sekedar memperbaiki kerusakan atau kendala pada senapan angin, tapi juga bisa men-zero (menyetel) tele/teropong, serta mengatur tekanan angin yang akan ditembakkan.

“Bahkan, ia bisa mencari mimis (tempat peluru) apa yang cocok untuk laras tertentu,” jelasnya lagi.

Kemampuan Wak Sukri dalam mengatasi berbagai kendala senapan angin, rupanya tidak berlatarbelakang pendidikan khusus.

“Ia mahir karena belajar otodidak dengan peralatan yang sederhana. Keahliannya ini benar-benar bermanfaat bagi kami di GSC Mempawah,” tutup Heriyani.

GSC adalah salah satu klub olahraga menembak yang bernaung di bawah Perbakin Mempawah. Hingga saat ini, atlet GSC telah banyak merengkuh prestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Komentar
Bagikan:

Iklan