Bupati Minta Guru Harus Mampu Inovatif dalam Pembelajaran di Era Digital 4.0
Bengkayang (Suara Kalbar) – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis meminta para guru harus mampu dalam menemukan model, metode atau media yang inovatif agar pembelajaran di era digital terutama di tengah pandemi Covid-19 ini bisa berjalan dengan baik.
Hal ini disampaikanya saat membuka acara Seminar dan Workshop peningkatan kompetensi dan kapasitas guru untuk mewujudkan SDM Unggul Bengkayang Mantap di era digital 4.0 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Rabu (26/1/2022).
“Saat ini kita memasuki era revolusi digital yang juga disebut sebagai revolusi industri 4.0,” ujar Sebastianus Darwis.
Dia menjelaskan jika revolusi industri pertama ditandai dengan lahirnya mesin uap, revolusi industri kedua dengan munculnya elektrifikasi dan produk massal.
“Selanjutnya revolusi industri ketiga ditandai dengan munculnya teknologi internet, maka revolusi industri keempat adalah fase dimana hampir semua sendi kehidupan kita telah tersentuh layanan digital,” katanya.
Pada fase ini, kata Darwis, juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan apalagi ditambah dengan kondisi Covid-19, maka seorang guru harus mampu dalam menemukan model, metode atau media yang inovatif agar pembelajaran di era digital dan di tengah pandemi Covid-19 supaya bisa berjalan dengan baik.
Orang nomor satu di Kabupaten Bengkayang ini pun kembali menyoroti permasalahan saat ini masih kurang guru, ditambah lagi ada oknum guru yang malas belajar dan malas mengajar setelah dapat tiket PNS selalu ingin enak tidak mau tugas di Kecamatan pedalaman, dusun dan desa, malah maunya memilih ke kota.
“Dalam beberapa waktu kedepan, kami bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan lakukan redistribusi guru, akan diatur kedepan agar masyarakat menikmati belajar dengan baik agar tercipta SDM Unggul Bengkayang Mantap,” katanya.
Coba kita berpikir, kata Darwis, bagaimana mau unggul jika ASN malas dan cuma mengandalkan tenaga honor saja di sekolah. “ Jadi saya meminta semua kita harus berpikir baik dan PGRI dapat membantu Pemerintah dalam hal memajukan pendidikan,” ajaknya.
Jadi, melalui kegiatan workshop dan seminar yang dilaksanakan untuk hari ini, tentunya hal ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya guru di Kabupaten Bengkayang.
Serta memberikan pencerahan alternatif pemilihan media dan sumber belajar di era digital 4.0 dalam menghadapi pembelajaran di masa pandemi dan pasca pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan di jenjang pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Bengkayang.
Mantan Anggora DPRD Provinsi Kalbar 2019-2024 dari Partai PDIP ini mengatakan melalui seminar dan workshop peningkatan kompetensi dan kapasitas guru untuk mewujudkan SDM unggul Bengkayang mantap di era digital 4.0.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Rektor I IKIP PGRI Pontianak sekaligus sebagai ketua LPD kami menyambut baik dan berterima kasih atas kepercayaan LPD IKIP PGRI Pontianak kepada pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, serta pengurus Kabupaten PGRI Kabupaten Bengkayang sebagai Mitra dalam kegiatan seminar dan Workshop ini,” katanya.
Lanjut Darwis, kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis bagi pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang untuk meningkatkan kemajuan kualitas sumber daya manusia membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat, khususnya di dunia pendidikan sehingga kualitas guru di Kabupaten Bengkayang lebih maju, mandiri sejahtera serta dapat berdaya saing di era digital 4.0.
“Saya selaku Bupati Kabupaten Bengkayang berharap agar kerjasama yang sinergis antara LPD IKIP PGRI Pontianak, PGRI Bengkayang dengan pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terlaksana dengan baik,” katanya.
Dia juga berharap kerjasamanya bukan hanya di pembuatan media pembelajaran saja yang saat ini kita lakukan tetapi lebih mengarah kepada peningkatan fungsional guru yang ada di Kabupaten Bengkayang.
Dan ingat, tegas Darwis, kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti seminar dan workshop ini dengan sebaik-baiknya.“Karena kita akan menempatkan informasi terkini berkaitan dengan isu-isu pendidikan dan media pembelajaran dengan harapan media yang dibuat oleh bapak ibu guru dari kegiatan workshop ini dapat digunakan di dalam proses pembelajaran di sekolah,” paparnya.
Demikian, tambah Darwis, seminar dan workshop peningkatan kompetensi dan kapasitas guru untuk mewujudkan SDM unggul Bengkayang mantap di era digital 4.0 bisa terlaksana dengan baik.
Hadir pada kegiatan ini Rektor I IKIP PGRI Pontianak, Ketua PK PGRI Kabupaten Bengkayang, Ketua LPD atau Lembaga Penyelenggara Diklat IKIP PGRI Pontianak beserta tim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Pemateri pada acara seminar dan Workshop, para Undangan, Panitia Peserta dan Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Bengkayang.






