SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya LPPPB Gelar Sosialisasi e-RDKK ke Petani, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19

LPPPB Gelar Sosialisasi e-RDKK ke Petani, Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19

Lembaga Pengawas Pupuk Pestisida dan Benih menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas Petani di Kabupaten Kubu Raya. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Kuburaya (Suara Kalbar) – Agar dapat menerima sejumlah informasi langsung terkait program terbaru dari kementrian pertanian dalam upaya membantu pemerintah melakukan pemulihan ekonomi di masa Pandemi Covid 19, Lembaga Pengawas Pupuk Pestisida dan Benih menggelar sosialisasi peningkatan kapasitas Petani di Kabupaten Kubu Raya.

Pada sosialisasi ini, sejumlah perwakilan kelompok tani dihadirkan.

Fokus kegiatan mensosialisasikan sistem e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) pupuk bersubsidi.

Sebelumnya, setiap kelompok tani yang akan mengajukan pupuk bersubsidi harus mengajukan secara manual pupuk ini ke dinas terkait, dan saat ini Kementerian sudah membuatkan aplikasi khusus bagi kelompok tani untuk pengajuannya.

Ketua Panitia LP3B Sutresno
menyampaikan dengan aplikasi ini, maka penyaluran dan pengawasan pupuk bersubsidi bagi pemerintah semakin baik, sehingga dapat mencegah penyalahgunaan pupuk dan pupuk bersubsidi akan tepat sasaran.

“Dengan adanya kegiatan ini, para petani dapat memahami tentang E-RDKK untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, daan para petani tidak khawatir lagi dengan memberikan NIK KTP nya sebagai syarat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, yang memang diperlukan sebagai data, jadi bukan hal-hal lain yang selama ini di khawatir kan oleh para petani kita disini,” ungkapnya, Selasa (23/11/2021).

Musdi Temon, Perwalan dari Kelompok Tani Tresno Subur 3 Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya menyambut baik adanya aplikasi ini, dan dinilainya aplikasi ini sangat memudahkan dalam pengajuan kebutuhan kelompok Tani.

“Kalau kelompok tani saya holtikultura dan ternak sapi, kebutuhan paling besar itu kalau kelompok saya itu pupuk NPK, dan kebutuhan permusim itu sekira 2,5 Ton, dan itu yang kami ajukan. Dan ini mempermudah kami, kami mendukung adanya aplikasi ini,” katanya.

Pihaknya juga berterima kasih dari poktan kepada LP3B yang telah peduli terhadap petani, dan berharap dinas terkait dari Pemda Kubu Raya membantu kesulitan petani Kubu Raya.

Ia menambahkan dari sosialisasi yang ada pihaknya tidak menemukan kesulitan dalam menggunakan aplikasi tersebut, walaupun disadari ada diantara anggotanya yang masih gagap tehknologi.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dinas pertanian, perkebunan, koordinator penyuluh, PPL, distributor pupuk, dan kios pupuk.

Komentar
Bagikan:

Iklan