Keluar percikan api, Gardu listrik di Desa Sungai Malaya buat panik warga
![]() |
| Gardu listrik keluar percikan api di Desa Sungai Malaya Kab. Kubu Raya (Foto:Jamila) |
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Puluhan Warga Parit Na’im, Desa Sungai Malaya diresahkan dengan Gardu PLN yang mengeluarkan percikan api ketika hujan turun.
Pantauan Suarakalbar.co.id, gardu listrik tegangan tinggi tersebut tepat berada tepat ke halaman rumah warga, berjarak 3 meter dari rumah warga meski depan Gardu terdapat logo petir dan tertulis awas bahaya.
Usman, pemilik rumah mengatakan sangat takut akan percikan api di gardu listrik terlebih ketika hujan gardu di depan rumahnya sering mengeluarkan api.
“Kalau hujan pengennya dalam rumah, tapi waswas takut percikannya keluar sewaktu-waktu,” keluh Usman, ketika dijumpai suarakalbar.co.id, Sabtu (13/10/2018).
Usman menambahkan, ia dan keluarga sering berlarian meninggalkan rumah ketika Gardu listrik mengeluarkan api.
“Saya takut percikannya nyambar kerumah,” terangnya.
Nurma Yunita, warga setempat juga mengaku hal yang sama. Ia takut ketika melintasi jalan dekat gardu listrik.
“Sempat waktu hujan saya jalan menuju toko depan, pas lewat depan gardu eh gardunya ngeluarin percikan api, saya langsung kabur ketakutan,” jelasnya.
Selanjutnya ia juga mengatakan tak hanya ketika hujan turun percikan api keluar, bahkan disaat tak hujanpun sering mengeluarkan percikan API.
“Kadang gak hujan juga keluar, dan semenjak sering ngeluarkan api listrik disini sering mati,” sambungnya
Sementara Geduk, pihak PLN mengatakan, gardu listrik tersebut baru saja di ganti hanya saja kabel ruang bawahnya mengalami sedikit kerusakan kemudian mengeluarkan percikan ketika hujan.
“Beberapa minggu lalu kami cek kondisi gardunya gak ada masalah, kali ini kami kembali cek rupanya ada kabel ruang bawah yang konslet jadi kadang sebagian listrik dirumah warga mati,” jelasnya.
Iapun berharap pihaknya dapat segera mengatasi hal yang telah lama menjadi permasalahan dilingkungan masyarakat itu.
“Insyaallah setelah kami perbaiki gardunya tidal mengeluarkan percikan api lagi,” pungkasnya
Penulis : Jamilah Nur Maulidia
Editor : Dina Prihatini Wardoyo






