SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pemkab Sanggau Sosialisasi Sayang Ibu

Pemkab Sanggau Sosialisasi Sayang Ibu

Wakil Bupati Ketika membuka acara Sosialisasi

SANGGAU(SUARAKALBAR)-Pemerintah
Kabupaten Sanggau melakukan  Sosialisasi
Kecamatan Sayang Ibu Tahun 2019 bertempat di Aula Kecamatan Kembayan,
Kab.Sanggau, rabu (27/02).

Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Ketua Gow
Yohana Kusbariah Ontot, Kadis Dinsos
Aloysius Yanto, Camat Kembayan Inosensius Nono, dan para OPD, Waka Polsek
Kembayan dan Danramil Kembayan serta Ibu-ibu PKK .

Sambutan Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot. M.Si dalam sambutannya  mengajak kepada seluruh masyarakat yang berada
di Kecamatan Kembayan untuk bersama-sama menyambut dan sukseskan program
Kecamatan Sayang Ibu (KSI).

“sosialisasi bertujuan meningkat pengetahuan, kepedulian, serta
mengembangkan kualitas perempuan dalam rangka mendukung program pemerintah
untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan,”kata
Ontot.

Pelaksanaan gerakan sayang Ibu di Kecamatan merupakan arah bersama untuk mengintegrasikan
kebijakan dan strategi organisasi kemasyarakatan melalui sinergi yang kuat
dengan upaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah dan dapat direalisasikan dengan
baik dan sempurna.

“Disamping itu untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menekan
angkat kematian ibu dan bayi saat melahirkan,”ujarnya.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini disampaikan oleh ketua Pelaksana Gerakan
Sayang Ibu Kabupaten Sanggau Aloysius
Yanto, sebagai gerakan menuju keluarga sehat dan bahagia serta menciptakan
generasi cerdas dan berkualitas juga untuk menurunkan angka kematian pada ibu
dan bayi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui persalinan di
fasilitas kesehatan.

“Gerakan percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi yang dilaksanakan
bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat, untuk lebih meningkatkan
pengetahuan, kesadaran dan kepedulian dalam upaya interaktif dan sinergis.
kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu wujud hak asasi perempuan dan anak,
akan tetapi pada saat ini kesehatan ibu dan anak khususnya bayi baru lahir,
merupakan tugas bersama antara pemerintah, masyarakat, organisasi
kemasyarakatan, organisasi perempuan dan organisasi profesi,”Jelas Aloysius.(DKI)

Komentar
Bagikan:

Iklan