Kapolres Sanggau; Bersama Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

SANGGAU(SUARAKALBAR) – Menjelang pemilihan umum Eksekutif dan Legislatif Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi kembali mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan kondusifitas daerah menjelang Pemilu 2019.
“Dalam pesta demokrasi ini, menjadi kewajiban bersama untuk menjaga keamanan, kedamaian, ketertiban dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat. Kondisi dan situasi Kabupaten Sanggau yang sudah baik ini harus kita jaga secara bersama-sama,” kata Imam Riyadi, Minggu (17/3).
Kapolres menambahkan, keberadaan lintas tokoh, OKP sangat dibutuhkan untuk ikut memelihara kondisi yang aman, nyaman, sejuk dan tertib sesuai dengan perannya masing-masing.
“Situasi kamtibmas yang sudah baik saat pelaksanaan Pilkada serentak 2018 lalu dan juga pasca pilkada harus terus kita jaga dan berkelanjutan. Sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 juga berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.
Dan untuk para pengguna media sosial, Imam mengajak untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.
“Manfaatkan media sosial untuk hal-hal positif. Jangan menyebar dan membuat hoaks,” tegasnya.
Pihaknya tidak akan mentolerir kasus-kasus yang berkenaan dengan kejahatan hoaks.
“Kepolisian komitmen bukan saja persoalan hoaksnya, tetapi bagaimana memberikan pendidikan kepada masyarakat agar tidak terjerat dengan hal-hal yang begitu,” timpalnya.
Kapolres pun mengajak masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan bila terjadi kejahatan hoaks, agar dapat diambil tindakan segera sebagai langkah penanganan.
“Harus bersama-sama mencegah munculnya hoaks. Kalau semua lapisan masyarakat bergerak, saya yakin hoaks bisa dicegah,” katanya.
Perkembangan teknologi digital, disebut menjadi salah satu sebab mudahnya penyebaran hoaks di masyarakat. Hal ini karena masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat literasi digital.
“Banyak sekali yang masih latah dengan teknologi sehingga sebagai pengguna tidak mengerti terhadap konten-konten hoaks. Saya harap masyarakat semakin cerdas di dunia yang serba digital ini, dan bijak menggunakan media sosial,” tutup Imam. (DD)





