SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Petani Desa Pawis Hilir Tanam Jagung Tumpang Sari di Lahan Sawit

Petani Desa Pawis Hilir Tanam Jagung Tumpang Sari di Lahan Sawit

Petani di Desa Pawis Hilir

Landak (Suara Kalbar) – Masyarakat petani Desa Pawis Hilir Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak menanam jagung dengan sistem tumpang sari di lokasi replanting tanaman sawit.

“Kami sudah mencoba tanam jagung di sela-sela lahan kebun sawit yang baru direplanting,” ujar Elvi Latumahina, petani Desa Pawis Hilir,  Jumat (23/8/3019).

Dia menuturkan, hasil jagung selama ini dalam satu kelompok dengan luasan 5 hektare bisa menghasilkan 8 ton jagung.

“Jadi bisa membantu petani. Sambil menunggu tanaman sawit besar, kita tanam jagung untuk membantu menyambung pendapatan masyarakat, “kata Elvi.

Lokasi Tanaman Jagung di lahan sawit

Sementara Ketua PKK Desa Pawis Hilir, Lidwina Wiwin mengatakan,masyarakat di wilayahnya selain tanam jagung di lokasi kebun sawit juga tanam padi dan noreh karet. Sehingga bisa menambah sumber kebutuhan sehari-sehari.

“Kami menerapkan tumpang sari jagung di lahan sawit, untuk bibit dibantu pemerintah,”ujarnya.

Dia menambahkan,  hasil panen pagung untuk semantara dua kali setahun. Harga satu kilogram jagung Rp. 5 ribu.

“Jadi,  kami ibu-ibu cukup semangat dalam bercocok tanam,”ujarnya.

Kelompok Petani dengan PPL

Penyuluh Pertanian, Sekar Sari mengatakan program tumpang sari di lahan sawit dimulai dari 2017 dan ada program bantuan program dari Dinas Pertanian dan Perkebunan.

“Bantuan penanaman jagung disela sawit. Jenis jagung hibrida.  Pertama petani ragu dan setelah kita laksanakan bisa membantu penghasilan masyarakat sebelum tanaman sawit besar, “ungkapnya.

Penulis: Kundori

Editor: Dina Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan