SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Santri Miftahul Huda Lestarikan Nilai-nilai Islam dengan Ikuti Lomba Hadrah

Santri Miftahul Huda Lestarikan Nilai-nilai Islam dengan Ikuti Lomba Hadrah

Lomba Hardrah

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Sejatinya tidak hanya nampak dalam kegiatan peribadahan semata. Lebih dari itu, nilai Islam juga dapat ditemukan dalam kesenian yang tumbuh di wilayah nusantara. Salah satunya kesenian hadrah yang merupakan salah satu bentuk akulturasi kesenian lokal dan Islam.

Hadrah tidak hanya menjadi sarana hiburan, namun juga sebagai bentuk syiar agama Islam yang terus dilestarikan hingga kini.

Sebagai bentuk apresiasi dan upaya melestarikannya, Santri Miftahul Huda (Mifda) berpartisipasi dalam pagelaran Festival Hadrah, dalam rangka memperingati 1 Muharram 1441 H, yang pembukaannya berlangsung pada 1 September 2019 malam di Jalan Trans Kalimantan kabupaten Kubu Raya.

Ilham Arjuna sebagai Pelatih menuturkan, Festival Hadrah ini berupa lomba yang digelar, setiap group akan membawakan dua lagu, yaitu lagu wajib An-Nabi Shollu Alaih dan lagu bebas berupa sholawat/qosidah berbahasa Arab.

“Lomba akan dinilai oleh juri yang telah berpengalaman. Adapun penyelenggaraan festival hadrah dimaksudkan untuk melestarikan kesenian-kesenian Islami yang ada di masyarakat,”katanya.

Sihar Martin, sebagai ketua official dari Kabupaten Landak mengatakan,

Mifda merasa terpanggil untuk berperan serta dalam menyebarkan dan memelihara kesenian tersebut agar tetap lestari di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin ke depannya dari tahun ke tahun.

“Kami meminta agar seluruh masyarakat pecinta seni tradisi Islami dapat hadir menyaksikan festival tersebut. Pasalnya festival ini terbuka untuk umum dan gratis,”katanya.

Penulis: Seniri Franata, Jurnalis Warga

Editor: Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan