Media Asing Ramai-ramai Soroti Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Teroris
![]() |
| Wiranto ditusuk. |
Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diserang oleh dua orang
ketika berkunjung ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Akibat serangan
itu, Wiranto menderita dua luka tusuk pada perut.
Penyerangan Menkopolhukam Wiranto ini juga diberitakan oleh media-media asing seperti AFP
sampai Straitstimes. Bahkan Aljazeera membuat breaking
news untuk kabar penyerangan tersebut.
AFP membuat judul “Indonesian security minister Wiranto
injured in stabbing by suspected IS radical: police”. Media asal Prancis
ini menyoroti pelaku penusukan
Wiranto yang merupakan seorang pria dan wanita yang diduga terpapar IS.
Media asal Singapura, Straitstimes memberitakan penyerangan Wiranto
dengan judul “Indonesia chief security minister Wiranto attacked by
assailants with knife.”
Aljazeera membuat breaking news untuk penusukan Menko
Polhukam Wiranto dengan judul, “Indonesia’s top security minister
Wiranto stabbed”. Media asing ini menyebutkan bahwa pelaku penyerangan
telah ditangkap.
Situs berita abc.net.au juga mengabarkan dengan judul “Indonesian
Security Minister Wiranto wounded in public stabbing.”
Media dari Australia ini mengungkapkan tersangka penyerangan adalah pria
berusia 51 tahun dan seorang wanita berusia 20 tahun.
Sementara Reuters membuat artikel berjudul “Indonesian
security minister attacked by man with knife: police” untuk
penyerangan terhadap Wiranto tersebut.
Berita Reuters ini dikutip oleh laman media asing lain, seperti US
News.com dari Amerika Serikat.
Wiranto diserang saat hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara
peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat
di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.
Wiranto yang baru keluar dari mobil tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal
dari arah samping kiri mobil.
“Terduga pelaku diamankan di Polres Pandeglang dan masih proses
pemeriksaan Polres Pandeglang, Polda Banten dan didukung Densus 88,” kata
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi
Prasetyo.
Sumber : suara.com [jaringan Suara Kalbar]
Editor : Diko Eno






