SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Diyah Sita Prahesti Menjadi Duta Global Goal Action Ambassador

Diyah Sita Prahesti Menjadi Duta Global Goal Action Ambassador

Diyah Sita Prahesti, Duta Global Goal Action Ambassador di Global Goal Summit 2020 di Kuala Lumpur, Malaysia (tengah) bersama kedua orangtuanya di kediamannya Jalan Veteran atau Veteran Ujung Gg Hijaiyah, Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah, Jumat (31/1/2020)


Singkawang (
Suara Kalbar)- Kota Singkawang patut berbangga, pasalnya Diyah Sita Prahesti, gadis berusia 20 ini mampu menjadi Duta Global Goal Action Ambasassador  di Global Goals Summit 2020 di Kuala Lumpur , Malaysia, pada 23-25 Januari 2020.

Diyah Sita Prahesti ini merupakan mahasiswsi semester enam IAIN Pontianak Fakultas Syariah Prodi Hukum Ekonomi Syariah ini masuk enam besar dalam pemilihan Duta Global Goal Action Ambasssador yang diikuti 30 negara Asia Pasifik.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahun kesepuluh penyelenggaraan Global Goals Summit di Kuala Lumpur, dan saya mengambil tema kualitas pendidikan dan sosial,” ujar Diyah Sita Prahesti.

Diyah Sita Prahesti tak menyangka essai terkait kualitas pendidikan dan sosial yang dibuatnya ternyata menghantarkan dirinya sebagai enam besar dan masuk sebagai Duta Global Goal Action Ambasassador  di Global Goals Summit 2020.

Pada malam penganugerahan Duta Global Goal Action Ambasassador  di Global Goals Summit 2020 tersebut dihadiri Miss World 2018 serta pembicara internasional lainnya.

Diyah menceritakan ketika berangkat ke Malaysia dan tiba di Kuala Lumpur, dirinya langsung dijemput pihak panitia kegiatan, meskipun pergi seorang diri dari Indonesia, dia mengaku bahwa itu merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi dirinya.

“Kami diberi materi diantaranya jika terpilih menjadi Ambassador, maka kami harus mengetahui tugas kami kedepannya, kami dibagi dalam empat kelompok diskusi dan satu kelompok berisi sepuluh orang, yang dikelompokkan sesuai tema yang kami angkat,” ujar anak pertama pasangan Maki Setiawan, 45 dan Alif Rondiah, 44.

Diyah mengatakan pihaknya masing-masing diberi waktu  tiga menit untuk mempresentasikan essai bertema pendidikan dan sosial. “Saat itu dari Indonesia ada sebanyak 25 orang dan kemudian saya masuk urutan keenam belas, dan pada malam penganugerahannya saya masuk dan terpilih sebagai Duta Global Goal Action Ambasassador  di Global Goals Summit 2020.

Saat ini itu dirinya masuk enam besar setelah peringkat keenam dan kelima diraih mahasiswa Universitas Indonesia (UI), sedangkan peringkat teratas yaitu Filiphina, Bangladesh dan USA.”Akhirnya kerja keras saya terbayarkan berkat dukungan dari kedua orang tua,” katanya.

Alif Rondiah, 44, ibu Diyah Sita Prahesti mengatakan mendukung anaknya untuk maju semaksimal mungkin bahkan bisa sampai ke mancanegara meskipun tidak mendapat dukungan dana dari pemerintah untuk keberangkatan anaknya.

“Saya akan mendukung sepenuhnya anak saya, dan berharap kedepannya agar pembiayaan keberangkatan menjadi perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Penulis : Gusti

Editor : Hendra

Komentar
Bagikan:

Iklan