SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Walikota Pontianak: Peran Bidan Mencetak Generasi Berkualitas

Walikota Pontianak: Peran Bidan Mencetak Generasi Berkualitas

Seminar dan Musyawarah Cabangke VIII di Hotel Orchadz Jalan Perdana Pontianak

Pontianak (Suara Kalbar) – Sekitar 600 anggota yang masuk dalam ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pontianak mengikuti Seminar dan Musyawarah Cabangke VIII di Hotel Orchadz Jalan Perdana Pontianak.

IBI dijelaskan Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berperan menciptakan generasi yang berkualitas.

“Dan harus memberi semangat pada IBI selain harus profesional dan trampil tidak hanya kegiatan rutin tapi di tangan merekalah kita akan mencetak generasi berkualitas,” ungkap Edi Kamtono usai membuka Seminar dan Musyawarah Cabangke VIII di Hotel Orchadz Jalan Perdana Pontianak, Minggu (8/3/2020).

Menurutnya target Kota Pontianak terhadap kematian ibu dan anak adalah zero dan sampai ini masih terus dikerjakan oleh Pemkot Pontianak sebagai hal penting yang terus menerus dilaksanakan.

“Kalau di Pontianak sudah banyak bidan cuma kesadaran masyarakat kadang masih ada yang percaya pada dukun beranak sehingga harus di edukasi untuk menggunakan sarana dan prasarana kesehatan,” tuturnya.

Terkait sekretariat untuk IBI, mantan Kadis PU Kota Pontianak ini berjanji akan mencarikan tempat untuk para bidan yang ada di Kota Pontianak.

“Kita carikan tempatnya sekarang dan akan berkordinasi karena peran IBI ini sangat penting,” urainya.

Ketua Pengurus Daerah IBI Pemprov Kalbar, Rosdiana mengatakan bahwa bidan sebagai profesi kesehatan strategis sehingga salah satu yang dilakukan memberikan pelayanan Kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi Perempuan dan Keluarga Berencana yang tersebar dan dapat diakses diseluruh kawasan Indonesia.

“Bahwa bidan memiliki tugas penting meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas,” jelasnya.

Iapun mengimbau kepada seluruh bidan agar terus mencintai profesi ini untuk terus menumbuhkembangkan IBI sebagai organisasi profesi yang terus berkembang.

Penulis : Dina Wardoyo

Editor   : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan