SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Sembilan Warga Mempawah Timur Didatangi Petugas Kesehatan

Sembilan Warga Mempawah Timur Didatangi Petugas Kesehatan

Petugas mendatangi 9 warga Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra]

Mempawah (Suara Kalbar)- Pemerintah Kabupaten Mempawah benar-benar memperketat keberadaan warga yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri dan daerah tertular Covid-19.

Ada sembilan warga di Kecamatan Mempawah Timur yang didatangi petugas kesehatan untuk menjalani pengecekan dan pemeriksaan, Kamis (19/03/2020) siang.

Sembilan warga itu terdiri dari tiga orang di Kelurahan Pasir Wan Salim. Ketiganya adalah LO, BU dan HE. Mereka diketahui baru saja pulang dari Jakarta yang saat ini merupakan daerah paling parah terdampak penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas Puskesmas Sungai Bakau Kecil bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung menyambangi kediamannya di Jalan Beringin, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur.

Tim kesehatan dipimpin oleh dr Bunga Bawana beserta sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas Sungai Bakau Kecil. Selanjutnya, petugas pun melakukan pengecekan kesehatan terhadap ketiga warga yang baru tiba di wilayah Kabupaten Mempawah itu.

“Kami himbau agar warga yang baru datang untuk melapor dan mengecekan kesehatannya di Puskesmas. Agar, kami dapat mengawasi dan memantau kondisi kesehatan masyarakat yang baru datang,” kata dr Bunga.

Selanjutnya, tim kesehatan menyambangi enam warga di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur. Keenam warga ini merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang dari Malaysia. Satu per satu rumah TKI ini didatangi petugas dan menjalani proses pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan petugas semua TKI yang pulang dalam kondisi baik. Namun, mereka diminta untuk mengkarantina diri di rumah dan mengurangi interaksi dengan warga lainnya,” tutur Kepala Desa Parit Banjar, Marlito.

Marlito mengatakan, para TKI yang kembali ke Desa Parit Banjar telah melalui proses pemeriksaan ketat di Perbatasan Tebedu. Setelah dipastikan dalam kondisi sehat, barulah mereka diizinkan pulang kebrumah.

“Informasinya akan ada beberapa orang lagi TKI yang akan pulang ke Desa Parit Banjar. Sebab, saat ini Kedai dan Pekerjaan Kontruksi di Malaysia sudah ditutup. Makanya mereka pulang,” tukasnya.

Penulis : Dian Sastra

Editor.  : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan