SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Hadapi Krisis, ISNU Kalbar Ajak Keluarga Mandiri

Hadapi Krisis, ISNU Kalbar Ajak Keluarga Mandiri

Ketua ISNU Kalbar, Dr Yusriadi

Pontianak (Suara Kalbar) – Masyarakat sekarang sedang dalam keadaan sulit. Dunia mengalami krisis ekonomi sebagai dampak dari pandemi corona yang telah melumpuhkan banyak sektor. Agar dampak terhadap masyarakat berkurang, setiap keluarga diingatkan untuk menyiapkan diri dan berusaha mandiri.

“Di tengah situasi yang serba mengkhawatirkan ini, ISNU mengajak semua warga Kalbar, dan masyarakat Indonesia umumnya, mari kita berusaha mewujudkan masyarakat dan keluarga yang mandiri,” kata Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalbar, Dr. Yusriadi di Pontianak, Sabtu (28/3/2020).

Menurut Yusriadi, meskipun ekonomi keluarga tidak mungkin tidak terdampak oleh keadaan ekonomi global, tetapi, dengan

 mewujudkan keluarga mandiri, dampaknya menjadi lebih ringan. Dengan begitu, beban setiap keluarga sedikitnya bisa dikurangi.

Dia mencontohkan setiap keluarga dari sekarang mulai bergerak untuk mencukupi kebutuhan dapur,  dengan menanam beberapa jenis sayuran yang bisa dipanen dalam jangka pendek. Jika hal itu bisa dilakukan rumah tangga tidak lagi diberatkan oleh kelangkaan dan kenaikan harga sayur-sayur yang dijual di pasar, apalagi  sayur-sayur yang didatangkan dari luar daerah.

“Sekarang ‘kan kita sedang diperintahkan diam di rumah. Nah, dari pada diam saja, mulailah menanam sayur-sayuran, kangkung, keladi, singkong, bayam, kacang panjang, terong, kenikir, cabe, dan lainnya yang dalam  jangka pendek sudah bisa dipetik. Jadi, kalau pun di bulan-bulan yang akan datang harga sayur mahal atau malah sulit diperoleh, masing-masing keluarga sudah memiliki cadangannya,” ujarnya.

Gagasan itu menjadi mudah dilaksanakan karena kenyataannya halaman dan pekarangan sebagian masih kosong dapat dimanfaatkan  keperluan tersebut. Keluarga bisa menggunakan media tanam berupa polibag, maupun langsung di tanah. 

Prinsip mandiri ini sebenarnya sudah dicanangkan oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Dalam beberapa kesempatan Gubernur mendorong percepatan wujudnya desa mandiri. Karena itu, usaha tersebut mestinya sekarang semakin digalakkan.

Penulis: Rilis

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan